Selasa, 5 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Manchester United

Kenapa Manchester United Gagal Datangkan Xavi Simons di Bursa Transfer Kemarin?

Manchester United dikabarkan gagal dalam upaya mendatangkan Xavi Simons ke Old Trafford pada musim panas sebelum dipinjamkan kembali ke RB Leipzig.

Tayang:
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
instagram/ @xavisimons
Xavi Simons di RB Leipzig 

Namun, penyerang itu belum pernah tampil lagi di tim senior Les Parisiens sejak kembali ke Prancis.

Dia hanya berhasil membuat satu assist dalam 11 penampilan selama masa pertamanya di Parc des Princes.

 

Baca juga: Manchester United Terus Pantau Situasi Jarrad Branthwaite, Bek Everton Target 2025

Baca juga: Kalahkan Stuttgart 3-1 di Liga Champions Masih dengan Gaya Main Real Madrid Sejati

 

Apakah Man United secara realistis dapat merekrut Simons pada tahun 2025?

Prasyarat pertama bagi Man United untuk mendapatkan pemain dengan kualitas seperti Simons adalah lolos ke Liga Champions, jadi jika tim asuhan Erik ten Hag tidak dapat mencapainya, mereka dapat melupakan harapan untuk merekrut Simons.

Namun, finis di posisi empat besar akan membuka peluang bagi pemain asal Belanda itu untuk pindah, yang tentunya akan meminta bayaran yang cukup besar, tetapi tidak terlalu mahal jika ia memasuki dua tahun terakhir kontraknya di PSG musim panas mendatang.

Laporan terpisah mengklaim bahwa Simons tidak melihat masa depan untuk dirinya sendiri di Paris Saint-Germain, yang sekarang dapat menjualnya untuk mendapatkan keuntungan yang signifikan daripada mengintegrasikannya ke dalam skuad tim utama Enrique.

Setan Merah tampaknya telah diberi harga sebesar £68 juta untuk merekrut Simons, yang seharusnya dapat mereka bayar.

Dia akan menjadi alternatif yang ideal bagi Bruno Fernandes yang berusia 30 tahun dan Mason Mount yang rentan cedera dalam peran nomor 10.

Beberapa rival Man United mungkin juga akan mendatangi PSG, namun Setan Merah dan Simons sudah memiliki koneksi dengan Belanda melalui Ten Hag, Matthijs de Ligt dan Joshua Zirkzee, jadi mereka seharusnya menjadi salah satu pesaing terdepan.

 

Baca berita dan artikel tribunjambi.com lainnya, kini bisa melalui Google News

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved