Kunci Jawaban
Kunci Jawaban PKN Kelas 10 SMA KurMer Asesmen Sumatif Bab 1 Pancasila Pemersatu Bangsa Halaman 55-56
Berikut kunci jawaban PKN Kelas 10 SMA/SMK Kurikulum Merdeka Semester 1 bagian Penilaian 1 Asesmen Sumatif Bab 1 Pancasila Pemersatu Bangsa halaman 55
TRIBUNJAMBI.COM - Simak kunci jawaban Pendidikan Pancasila atau Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) kelas 10 SMA/MA/SMK/MAK Kurikulum Merdeka (KurMer) semester 1 berikut ini.
Kunci jawaban PKN Kelas X (10) SMA yang akan dibahas adalah 5 soal pilihan ganda Asesmen Sumatif Bab 1 Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa bagian Penilaian 1 halaman 55-56.
Dalam bab ini, siswa kelas 10 SMA diharapkan mampu menganalisis ide-ide para pendiri bangsa tentang dasar negara pada sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI); dinamika kelahiran Pancasila; serta kedudukan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara.
Siswa juga diharapkan mampu menunjukkan gagasan solutif mengatasi perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Kunci Jawaban PKN Kelas 10 SMA KurMer Uji Kompetensi 1.5 Halaman 53 Bab 1 Pancasila Pemersatu Bangsa
Kunci jawaban Pendidikan Pancasila ini dapat dimanfaatkan siswa sebagai bahan belajar di rumah agar pemahaman siswa tentang materi tersebut semakin bertambah.
Dikutip dari buku.kemdikbud.go.id, berikut ini adalah kunci jawaban PKN kelas 10 SMA bagian Penilaian 1 Asesmen Sumatif Bab 1 halaman 55-56 Kurikulum Merdeka semester 1.
Kunci Jawaban PKN Kelas 10 SMA:

Asesmen Sumatif Bab 1
Penilaian 1
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan memberi tanda silang pada satu pilihan jawaban yang benar!
1. Dalam sidang parlemen, Perdana Menteri Jepang, Koiso, mengumumkan bahwa Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Sebagai bentuk usaha, dibentuklah badan yang dinamai BPUPK. Ketua badan tersebut adalah ....
A. Sukarno
B. R.P. Soeroso
C. Moh. Hatta
D. Radjiman Wedyodiningrat
Jawaban: D.
2. Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan mengadakan sidang sebanyak dua kali sidang resmi dan satu kali sidang tidak resmi. Sidang resmi yang pertama dilaksanakan tanggal ....
A. 1 Maret 1945
B. 29 Mei–1 Juni 1945
C. 10–17 Juli 1945
D. 18 Agustus 1945
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.