Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen 7 September 2024 - Aman dalam Lindungan Tuhan
Bacaan ayat: Mazmur 125:1 (TB) Nyanyian ziarah. Orang-orang yang percaya kepada TUHAN adalah seperti gunung Sion yang tidak goyang, yang tetap untuk
Renungan Harian Kristen 7 September 2024 - Aman dalam Lindungan Tuhan
Bacaan ayat: Mazmur 125:1 (TB) Nyanyian ziarah. Orang-orang yang percaya kepada TUHAN adalah seperti gunung Sion yang tidak goyang, yang tetap untuk selama-lamanya.
Oleh Pdt Feri Nugroho
Menjalani kehidupan yang telah menyimpang karena dosa, memang sulit. Kita mempunyai kemampuan untuk tahu tentang yang baik dan yang jahat, namun terbatas dalam pengetahuan tersebut.
Ada bagian-bagian tertentu dalam kehidupan yang tidak terjelaskan.
Ada begitu banyak pertanyaan menggantung yang tidak menemukan jawaban, atau tidak ada jawaban. Paling sederhana, pertanyaan tersebut adalah mengapa saya ada hari ini, disini dan sekarang ini?
Mengapa tidak lima ratus tahun silam, atau seribu tahun yang akan datang? Mengapa harus lahir sebagai bangsa A dan bukan di bangsa B? Mengapa lahir dari orang tua ini, dan bukan yang itu?
Belum lagi berbagai-bagai pertanyaan yang muncul ketika melihat fakta bahwa kehidupan itu diwarnai penderitaan; akan semakin banyak tanda tanya yang tidak menemukan penjelasan yang memuaskan!
Dalam situasi ini, ada banyak jawaban yang ditemukan. Bahwa hidup ini hanya kebetulan, atau hidup ini sudah digariskan demikian, atau hidup ini harus diperjuangkan. Sampai pada akhirnya mengerucut pada jawaban, bahwa ada penguasa yang menata segalanya.
Dimana penguasa itu? Bisa di gunung, di pohon, di lautan, atau disetiap tempat yang memungkinkan.
Konteks inilah yang dihadapi oleh penyair Mazmur, bahwa setiap bangsa mempunyai penguasanya masing-masing. Masing-masing disembah sebagai sesembahan yang mengatur dan menata kehidupan.
Pemazmur fokus pada TUHAN yang menciptakan langit dan bumi. Tuhan yang bisa diandalkan untuk melindungi dan menjaga seperti gunung yang mengelilingi Yerusalem.
Tuhan telah nyata berkarya dalam sejarah kepada kehidupan umat-Nya. Tuhan yang hidup, yang terus hadir dan menyatakan diri. Karya-Nya dimasa lampau memberikan jaminan bahwa TUHAN adalah penguasa atas kehidupan.
Dia adalah Tuhan yang menyelamatkan. Maka sudah selayaknya umat hidup dalam ketaatan kepada-Nya.
Fakta inilah yang membuat kehidupan umat aman dalam lindungan-Nya. Ia akan terus menjaga dan bertindak. Ia pemilik otoritas mutlak atas kehidupan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/18112020_feri-nugroho.jpg)