Berita Jambi
Englandny Imanuella Tampubolon Wakili Jambi Menyanyi di Istana Negara saat HUT RI ke-79
Englandny Imanuella Tampubolon, yang baru saja tampil mewakili Provinsi Jambi dalam penampilan duet lagu "Elok Indonesiaku" di Istana Negara.
Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Rohmayana
TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Sesuatu yang mendorong seseorang untuk mengejar mimpinya pasti terselip alasan kuat di baliknya. Bagi orang tersebut, mungkin saja tidak ada yang lebih penting daripada alasan tersebut hadir dalam setiap tindakannya untuk menggapai mimpi.
Begitu pula Englandny Imanuella Tampubolon, yang baru saja tampil sebagai sopran dalam Gita Bahana Nusantara (GBN) 2024. Ia mewakili Provinsi Jambi dalam penampilan duet lagu "Elok Indonesiaku" di Istana Negara pada peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-79.
Perempuan yang akrab disapa Lani ini telah lama memperjuangkannya. Perjuangan ini dimulai sejak sahabat dekatnya di SMA Kristen Bina Kasih juga menjadi perwakilan Provinsi Jambi di depan para petinggi negara. Pada awalnya, Lani tidak memiliki minat sama sekali untuk tampil di panggung tersebut. Namun, sahabatnya yang terus memotivasi Lani membuatnya berubah pikiran. Dengan dorongan tersebut, Lani mulai membentuk niat untuk menggapai prestasi yang sama dan mengikuti jejak sahabatnya.
Menjadi bagian dari GBN tidaklah mudah. Organisasi paduan suara nasional ini di Indonesia memiliki tujuan untuk mengembangkan dan mempromosikan musik vokal serta paduan suara di tingkat nasional. Dalam proses ini, GBN juga berfungsi sebagai wadah bagi para penyanyi dan musisi muda untuk berlatih dan tampil di panggung nasional, seringkali dalam acara-acara resmi dan festival musik.
“Dalam waktu satu tahun itu aku ngebut ikut lomba-lomba vokal di mana-mana, sebanyak-banyaknya dalam Kota Jambi ini saja. Karena aku kan suka demam panggung kalau disuruh nyanyi sendiri, jadi itu upaya aku biar terbiasa dan nggak demam panggung kalau nantinya lolos,” cerita Lani tentang perjuangannya.
Meski demikian, proses pendaftaran untuk menjadi bagian dari GBN ternyata sangat mepet. Baru dua pekan sebelum penampilan di Istana Negara, calon peserta baru bisa mendaftar. Lani mengakui bahwa seleksi atau audisi untuk menjadi anggota GBN ternyata lebih sulit dari yang dibayangkannya. Proses ini melibatkan tiga tahap seleksi yang ketat, dimulai dari penilaian skil vokal, kemudian primavista yaitu membaca dan memahami not angka serta not balok, dan terakhir tebak nada. Setelah dinyatakan lulus dari semua tahap tersebut, peserta harus melalui tes ambitus, yaitu tes penggolongan suara manusia berdasarkan jangkauan nada yang dapat dicapai.
Seleksi yang ketat ini membuktikan betapa seriusnya GBN dalam memilih anggotanya. Lani sendiri diseleksi langsung oleh tim dari pusat yang terlibat dalam penyelenggaraan HUT RI ke-79, untuk mengisi lagu-lagu selama rangkaian upacara perayaan di Istana Negara. Tidak menyangka, ternyata Lani lolos menjadi bagian dari GBN bersama tiga orang lainnya dari Provinsi Jambi. Namun, hanya Lani yang terpilih sebagai perwakilan duet dalam menyanyikan "Elok Indonesiaku," sedangkan ketiga orang lainnya masuk dalam barisan Paduan Suara GBN bersama anak-anak perwakilan dari seluruh penjuru Indonesia di Istana Negara.
Penampilan Lani pada kesempatan ini bukanlah yang pertama di kancah nasional. Meskipun ia sudah beberapa kali tampil, nyanyi duet kali ini memiliki makna khusus baginya karena untuk tugas negara. Awalnya terasa berat bagi Lani karena ia membawa nama keluarga dan berusaha bersikap baik sebagai wakil Provinsi Jambi.
“Jadi kalau misalnya di sana aku kenapa-kenapa pasti (ditandai-red) itu yang dari Jambi. Terus aku bawa nama sekolah aku kan berusaha sebaik mungkin bertindak baik aja,” lanjutnya.
Selain itu, Lani selalu mengingat pesan orang tuanya untuk tetap rendah hati meskipun nama dan prestasinya semakin bersinar. Orang tuanya sering mengingatkannya bahwa kesuksesan bukanlah alasan untuk merasa sombong, tetapi sebaliknya, harus menjadi dorongan untuk lebih ramah dan bersikap baik kepada orang lain.
“Orang tua selalu bilang, tidak peduli seberapa tinggi prestasi yang aku raih, aku harus tetap menjadi orang yang rendah hati dan ramah. Bagi mereka, sikap sombong tidak pernah cocok dengan pencapaian apapun. Itu adalah prinsip yang selalu aku pegang, karena bagiku, menjadi orang yang rendah hati dan ramah itu adalah suatu keharusan,” ungkap Lani dengan penuh rasa syukur.
Sejauh ini, Lani melangkah dengan kesadaran bahwa talentanya dalam bernyanyi adalah sebuah berkat dari Tuhan. Ia menyadari bahwa bakatnya dalam bernyanyi adalah anugerah yang tidak terduga. Selama ini, ia merupakan pianis yang selalu berlatih piano di beberapa tempat les. Kecintaannya pada piano tidak diragukan lagi; bahkan, ia kini menjadi siswa belajar piano di Purwacaraka Musik Jambi. Meski begitu, bakatnya dalam bernyanyi disebutnya sebagai “berkat” yang tidak disangka-sangka.
“Kebetulan mama dan papa pandai menyanyi, jadi dari kecil sering diajarkan nyanyi. Sampai sekarang sering nyanyi bareng, kadang ke tempat karaoke kami nyanyi, atau pas Natal ke Medan kami nyanyi sama-sama. Tapi tetap tidak menyangka, kata mama itu berkat yang harus dijaga. Jadi tekad saya harus saya jaga berkat dari Tuhan, karena kalau tidak, bisa saja tiba-tiba Tuhan ambil kembali berkat itu,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.
Dengan tekad dan semangat yang kuat, Lani terus berusaha dan membuktikan bahwa setiap usaha dan doa tidak sia-sia. Kisahnya adalah contoh inspiratif tentang bagaimana dorongan dari orang-orang terdekat dan keyakinan pribadi dapat membawa seseorang meraih prestasi yang luar biasa, sekaligus menunjukkan pentingnya sikap rendah hati dalam menghadapi keberhasilan.(Tribun Jambi/ Rara Khushshoh Azzahro)
NUKILAN
| Daftar Nama 6 Pejabat Fungsional yang Dilantik Wawako Jambi Diza |
|
|---|
| Daftar 3 Besar Peserta Lelang Jabatan untuk 8 Kursi Kepala Dinas di Pemkot Jambi |
|
|---|
| Pengumuman Peringkat Tiga Besar Seleksi Terbuka JPT Pratama 2025, Ini Nama Peraih Nilai Tertinggi |
|
|---|
| Daftar Upah Petugas Kebersihan Kota Jambi dari Sopir hingga Penyapu |
|
|---|
| Gempa Gunung Kerinci Meningkat, Pendakian Resmi Ditutup Sementara, Radius Bahaya Diberlakukan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Englandny-Imanuella-Tampubolon-Wakili-Jambi-Menyanyi-di-Istana-Negara-saat-HUT-RI-ke-79.jpg)