AS Roma

Alasan Paulo Dybala Bertahan di AS Roma dan Tolak Tawaran Rp1,2 T dari Klub Arab

Paulo Dybala mengakui bahwa ia memang "memikirkan" tawaran besar Al-Qadsiah sebesar €75 juta (sekitar Rp1,29 triliun) selama tiga tahun.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
Instagram/ @paulodybala
Selebrasi Paulo Dybala di AS Roma 

 

TRIBUNJAMBI.COM - Paulo Dybala mengakui bahwa ia memang "memikirkan" tawaran besar Al-Qadsiah sebesar €75 juta (sekitar Rp1,29 triliun) selama tiga tahun.

Akan tetapi, dia menjelaskan mengapa akhirnya memutuskan untuk bertahan di AS Roma.

"Ada banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan."

La Joya telah mengosongkan lokernya di tempat latihan Trigoria dan mengucapkan selamat tinggal kepada rekan setim dan staf, tetapi tiba-tiba ketika semuanya tampak telah selesai, ia berubah pikiran.

Itu merupakan kejutan yang menyenangkan bagi banyak pendukung Giallorossi, yang berterima kasih kepadanya atas keputusannya yang mengejutkan dengan spanduk dan nyanyian menjelang pertandingan malam ini di Stadio Olimpico.

Berbicara kepada Sky Sport Italia, Dybala ditanya mengapa ia menolak tawaran €75 juta yang dibagi selama kontrak tiga tahun?

"Semua orang bertanya tentang uang. Saya menaruh banyak hal di atas meja, seperti keluarga saya, istri saya, kota, tim, ingin kembali ke tim nasional.

"Saya berusia 30 tahun, saya merasa baik-baik saja, meskipun saya melihat banyak kritik atas cedera saya, tetapi saya mencoba untuk menjaga diri saya sendiri,” kata pemain Argentina itu.

“Tentu saja, Anda tidak bisa mengatakan bahwa Anda tidak memikirkannya ketika melihat uang itu, tetapi ada banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan dan itulah sebabnya saya membuat keputusan itu.”

 

Baca juga: Noni Madueke Mainkan Peran Utama saat Chelsea Hancurkan Wolves 6-2

Baca juga: Nego dengan PSG Mandek, Arsenal Terdorong buat Rekrut Ademola Lookman dari Atalanta

 

Bagaimana reaksi agennya ketika diberi tahu bahwa tidak akan ada komisi besar untuk transfer ini ke Liga Pro Saudi?

“Itu tidak mengubah apa pun bagi agen saya. Saya mendengar seseorang mengatakan bahwa dia akan kehilangan banyak uang, tetapi itu tidak benar.

"Dia hanya ingin saya bahagia dengan pilihan saya. Dia bukan hanya seorang agen, dia adalah seorang teman dan ingin saya bahagia.”

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved