Olimpiade Paris 2024
Berkah Minum Air Cuci Kaki Mama Hantarkan Rizki Juara Olimpiade
Lifter muda berusia 21 tahun itu tak kuasa menahan linangan air matanya usai memastikan diri meraih medali emas angkat besi kelas 73 kilo Olimpiade
Selain memecahkan rekor termuda atlet Indonesia yang mampu meraih emas Olimpiade, Rizki juga memecahkan rekor Olimpiade untuk clean and jerk kelas 73 kilogram dengan angkatan 199 kilogram.
Baca juga: Prediksi Skor Amerika Serikat U-23 vs Guinea U-23 di Olimpiade Paris 2024, Cek H2h dan Statistik Tim
"Saya senang, bangga, dan sangat emosional saat menang dengan medali emas pertama saya dan menorehkan sejarah. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas dukungannya. Tidak ada kata-kata yang dapat menggambarkan perasaan saya. Anda melihat saya menangis karena ini merupakan pengalaman yang sangat emosional dan indah dan saya sudah menatap masa depan," ucap Rizki usai merebut emas.
Dalam perjuangannya meraih medali emas itu, Rizki mengaku sempat deg-degan melihat kekuatan lifter China yang juga rivalnya, Shi Zhiyong. Shi Zhiyong merupakan pemegang rekor dunia dan Olimpiade untuk snatch kelas 73 kilogram.
Selain itu Shi Zhiyong juga memegang rekor Olimpiade total angkatan sekaligus juara bertahan. di kelas 73 kilogram. Di Olimpiade 2020 Tokyo, Shi Zhiyong mengalahkan Julio Mayora dari Venezuela dan Rahmat Erwin Abdullah dari Indonesia.
Kemampuan Shi Zhiyong langsung terlihat saat snatch. Lifter asal China itu melakukan angkatan snatch 165 kilogram, yang kurang 1 kilogram dari rekor snatch Olimpiade yang dia pegang. Usaha Shi Zhiyong memecahkan rekor Olimpiade menjadi 168 kilogram gagal pada usaha ketiga.
Meski begitu Shi Zhiyong sudah memiliki keunggulan sangat signifikan atas Rizki Juniansyah dan Luis Mosquera asal Kolombia. Kedua lifter itu hanya mampu mengangkat 155 kilogram, terpaut 10 kilogram dari angkatan Shi Zhiyong.
"Waktu angkatan snatch saya tertinggal, sempat deg-degan juga. Saya kemudian bisa bangkit dan semangat saya kembali untuk angkatan clean and jerk," ujar Rizki dalam rilis resmi NOC.
Untunglah Dewi Fortuna kemudian berpihak ke Rizki Juniansyah di angkatan clean and jerk. Lifter 21 tahun itu sukses dua kali melakukan angkatan 191kg dan 199kg. Sebaliknya, Shi Zhiyong yang mengincar hattrick emas di Olimpiade tiga kali gagal melakukan angkatan clean and jerk di 191 kilogram.
"Saya terharu, karena dia [Shi Zhiyong] juga teman baik saya. Dia senior saya, saya respect sama dia, sudah tiga kali Olimpiade dan dapat dua medali emas," ucap Rizki.
Salah satu pembangkit Rizki dalam memenangkan medali emas adalah kehadiran sang ibu, Yeni Rohaeni Durachim, dan kakaknya, Riska Anjani Yasin.
"Saya senang, bangga, dan sangat emosional saat menang dengan medali emas pertama saya dan menorehkan sejarah. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas dukungannya, kepada mereka yang menonton di rumah," kata Rizki dikutip dari Reuters.
Sukses Rizki Juniansyah merebut medali emas Olimpiade 2024 terbilang fenomenal. Pasalnya, ini adalah kali pertama Rizki tampil di ajang Olimpiade untuk Indonesia. Rizki bahkan berhasil memecahkan rekor Olimpiade untuk clean and jerk kelas 73 kilogram putra dengan angkatan 199 kilogram.
"Tentunya alhamdulillah banget dengan penampilan Rizki yang memecahkan rekor Olimpiade dan meraih emas. Memang dari masa latihan kita mengirim atlet 3 minggu sebelum Olimpiade, semua sangat semangat, latihan dengan baik, dan semua didukung semua pihak, jadi pencapaian maksimal bisa kami capai."
"Ini adalah emas pertama dari angkat besi, di mana angkat besi selalu memberi kontribusi medali, tapi tidak pernah emas. Dan alhamdulillah ini adalah target kita, meraih emas, untuk seluruh rakyat Indonesia," ujar Ketua Umum PABSI Rosan Roeslani.(tribun network/riz/dod)
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Usulkan Lima Helikopter Water Bombing
Baca juga: Ramalan Zodiak Libra, Scorpio, Sagittarius Sabtu, 10 Agustus 2024: Cinta, Karir, Keuangan, Kesehatan
Baca juga: Prediksi Starting XI Everton vs AS Roma, Matias Soule dan Artem Dovbyk Siap jadi Starter
Baca juga: Inovasi Pertamina Menyejahterakan Para Lansia Melalui Program Desa Energi Berdikari Lansia SEBAYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/2024080i-Rizki-Juniansyah-raih-medali-emas-di-olimpiade-paris.jpg)