Berita Kota Jambi

Penjual Bendera Merah Putih Menangis

Tribun Jambi/ M Yon Rinaldi
Semarak hari kemerdekaan Republik Indonesia yang dirayakan setiap tahun sudah mulai terasa di Kota Jambi. 

HUT RI ke-79

JAMBI, TRIBUN - Semarak hari kemerdekaan Republik Indonesia yang dirayakan setiap tahun sudah mulai terasa di Kota Jambi.

Bendera Merah Putih dan penjual banyak terlihat di sepanjang jalan protokol dan di bahu jalan. 

Bahkan di rumah warga terpantau banyak berkibar.

Animo masyakat memang cukup tinggi dalam merayakan kemerdekaan tahun ini. Satu diantaranya Agus, warga Perumnas Kota Baru ini  mengaku ia telah memasang bendera sudah sejak awal bulan ini.

"Kita yang pertama memasang bendera," ujarnya, Kamis (8/8).

Senada, Wandi warga Jelutung Kota Jambi juga tidak ketinggalan memasang bendera di depan rumahnya. Ia mengaku di kawasan rumahnya tidak hanya ia, tapi tetangganya juga melakukan hal yang sama.

"Kita juga sudah pasang bendera, kalau ada umbul-umbul kami pasang juga," ungkapnya.

Baca juga: Penjualan Bendera Merah Putih di Jambi Lesu, Pedagang Keluhkan Omzet Menurun

Baca juga: Sambut Hari Kemerdekaan, Pj Wali Kota Jambi Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih

Dia mengaku tradisi memasang bendera setiap  bulan Agustus ini merupakan hal rutin yang ia lakukan setiap tahunya.

"Ini kan sudah rutin tiap tahun ya, jadi tinggal pasang aja, tiang dan benderanya sudah ada kok," ujarnya.

Dibalik antuasiasme warga itu terdapat sisi lainnya, yakni dari pedagang bendera yang menjamur setiap tahunnya.

Berbeda dari sebelumnya, penjulana bendera tahun terblang cukup sepi.

Yusuf, pria asal Garut yang berjualan bendera di Jalan Pengerah Hidayat, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi ini mengaku penjualan bendera tahun ini sangat sepi. 

Bahkan jika di bandingkan tahun lalu, tahun ini masih lebih sepi.

"Tahun lalu itu penjualan sepi sekali ya, tahun ini setengah dari penjualan tahun lalu saja tidak ada," ungkapnya, Kamis (8/8).

Dia menceritakan biasanya setiap 17san banyak yang membeli bendera baik dari masyakat maupun dari instansi dan perusahaan.

Baca juga: Viral Dulu Dipuja Karena Panjat Tiang Bendera Saat HUT RI, Kini Tak Lolos Seleksi TNI

"Kalau dari perusahaan itu biasanya mereka beli banyak,   tapi tahun ini tidak ada sama sekali," katanya.

Yusuf mengatakan lesunya bisnis penjualan bendera ini sudah sejak dua tahun belakangan ini. Bahkan pada saat pandemi covid 19 penjualan masih cukup bagus.

Yusuf menduga saat ini banyak masyarakat maupun instansi membeli bendera secara online.

"Sepertinya sudah banyak yang membeli di online shop," ujar penjual bendera yang mangkal di simpang Camat Kota Jambi ini.

Kondisi ini membuat ia berfikir untuk berjualan bendera lagi tahun depan. 

Hal yang sama juga di utarakan Lukman, penjualan bendera merah putih di Jalan Mayjen H M J Singedekane, Kelurahan Sungai Putri, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi.

Menurutnya, penjualan bendera masih tampak sepi dibandingkan tahun sebelumnya.

Meskipun ia enggan menyebut berapa perbedaannya, Lukman menyebut masih sepi pembeli.

“Ya beda dibanding tahun sebelumnya, masih sepi tahun ini. Gak tahu alasannya apa,” ujarnya. (yon)

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: 400 Ha Lahan Tak Jadi Tanam Akibat Diterjang Banjir di Awal Tahun, Ini Rencana Pemkab Batanghari

Baca juga: Breaking News Demokrat Keluarkan SK Dukungan untuk 4 Pasangan Calon Bupati di Jambi

Baca juga: Mengenal Produk UMKM Kerajinan Tangan Lokal Desa Pulau Rengas Ulu Kabupaten Merangin

Baca juga: Chord Lagu Timur Percuma Sa - Toton Caribo: Percuma Sa Berkorban Tapi Ko Pilih Dia