Berita Muaro Jambi

2 Bulan Batubara di Tambang Sei Gelam Muaro Jambi Terbakar, Asap Bikin Warga Sesak Nafas

Hampir 2 bulan ribuan ton baru bara di tambang yang berada di Desa Sungai Gelam Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi terbakar.

Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/ Muzakkir
Ribuan ton baru bara di Tambang yang berada di Desa Sungai Gelam Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi terbakar 

Batubara terbakar

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI -- Hampir 2 bulan ribuan ton baru bara di tambang yang berada di Desa Sungai Gelam Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi terbakar.

Batubara yang baru dikeruk tersebut sudah terbakar sejak beberapa waktu lalu. Akibatnya warga disekitar lokasi merasa cemas dan berdampak buruk bagi kesehatan.

Tumpukan batubara tersebut mengeluarkan asap tebal dengan bau tersedap.

Warga sekitar menyebut jika sejak terbakarnya batu bara tersebut sudah banyak masyarakat yang mengalami batuk dan sesak nafas.

Raden Zaini, warga yang melihat kebakaran ribuan ton batu bara di Muaro Jambi
Raden Zaini, warga yang melihat kebakaran ribuan ton batu bara di Muaro Jambi (Tribunjambi.com/ Muzakkir)

Warga setempat menyebut jika sampai saat ini belum ada upaya pemadaman dari pihak perusahaan ataupun dari pemerintah.

Sementara api terus menjalar dan dikhawatirkan akan merembet ke kebun dan rumah warga sekitar.

"Mungkin sudah ado sekitar duo bulan mengeluarkan asap," kata Raden Zaini warga setempat.

Mereka berharap agar api yang membakar batubara tersebut segera dipadamkan.

Baca juga: Janji Politik Maulana-Diza, Budi-Eko Setiawan dan H Abdul Raman Jelang Pilwako Jambi

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Penipuan Bisnis Infus Whitening di Jambi, Korban Capai 40 Orang

Sebab asap yang dikeluarkan dari terbakarnya batubara ini sangat menyengat dan membuat warga terserang penyakit.

Selain itu, masyarakat juga berharap agar tumpukan batubara ini segera diangkut agar tidak menimbulkan permasalahan lain.

"Apalagi di musim kemarau ini. Bisa-bisa terbakarnya makin meluas," katanya lagi.

Saat ini tak ada aktivitas tambang di lokasi batubara yang terbakar itu.

Informasi yang dihimpun jika batubara yang dimiliki oleh tiga perusahaan ini tengah bermasalah makanya belum diangkut ke tempat yang semestinya. (Tribunjambi.com/ Muzakkir)

 


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Janji Politik Maulana-Diza, Budi-Eko Setiawan dan H Abdul Raman Jelang Pilwako Jambi

Baca juga: Kapolda Jambi Tegaskan Tak Tembang Pilih Tegakan Hukum ke Pelaku Karhutla

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Penipuan Bisnis Infus Whitening di Jambi, Korban Capai 40 Orang

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved