Juventus

Kisah Danilo, Kapten Juventus yang Depresi di Real Madrid hingga 'Diselamatkan' Psikolog

Kapten Juventus Danilo mengungkapkan bahwa dia ‘depresi’ ​​dan merasa ‘tidak berguna’ di musim pertamanya di Real Madrid

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
AFP/JONATHAN NACKSTRAND
Bek Juventus, Danilo bersama rekan satu timnya merayakan kemenangan di Liga Italia 

 

TRIBUNJAMBI.COM - Kapten Juventus Danilo mengungkapkan bahwa dia ‘depresi’ ​​dan merasa ‘tidak berguna’ di musim pertamanya di Real Madrid ketika dia berpikir untuk berhenti bermain sepak bola, namun melihat seorang psikolog ‘menyelamatkan’ kariernya.

Danilo buka-bukaan soal kehidupan pribadi dan profesionalnya dalam surat terbuka yang diterbitkan The Players’ Tribune.

Bek asal Brasil ini bergabung dengan Juventus pada musim panas 2019 dari Manchester City.

Meski begitu, kepindahan besar pertama dalam kariernya terjadi pada tahun 2015 ketika ia pindah ke Real Madrid dari Porto dengan harga €31 juta.

Namun, semuanya tidak berjalan sesuai rencana di ibu kota Spanyol.

 

Sempat Depresi

Kapten Juventus Danilo ingin berhenti bermain sepak bola di Real Madrid dan menyatakan ‘Saya depresi’.

“Selama musim pertama saya di Real Madrid, saya mengalami depresi. Saya tersesat, merasa tidak berguna."

"Di lapangan, saya tidak bisa melakukan operan sejauh lima meter. Di luar lapangan, saya seperti tidak bisa bergerak,” aku kapten Juventus itu.

“Gairah saya terhadap sepak bola menghilang, dan saya tidak melihat jalan keluarnya. Saya ingin kembali ke rumah saya di Brasil dan tidak pernah bermain sepak bola lagi.

“Saya tidak melihat diri saya sebagai Baianinho, putra Baiano (begitulah mereka menyebut ayah saya). Saya melihat diri saya sebagai Danilo, “transfer 31 juta euro” – bek termahal yang pernah dibeli Real Madrid pada saat itu."

“Ketika kami bermain melawan Alavés beberapa bulan setelah musim berjalan, Theo Hernández mencuri bola dari saya dan memberikan umpan silang kepada Deyverson untuk mencetak gol."

"Kami masih menang 4-1, tapi itu adalah kesalahan yang tidak boleh dilakukan di Real Madrid. Saya tidak akan pernah lupa pulang ke rumah malam itu dan tidak bisa tidur."

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved