Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen 17 Juni 2024 - Pemerintah Sebagai yang Diurapi Tuhan
Bacaan ayat: Mazmur 20:7 (TB) Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada orang yang diurapi-Nya dan menjawabnya dari sorga-Nya yang ku
Renungan Harian Kristen 17 Juni 2024 - Pemerintah Sebagai yang Diurapi Tuhan
Bacaan ayat: Mazmur 20:7 (TB) Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada orang yang diurapi-Nya dan menjawabnya dari sorga-Nya yang kudus dengan kemenangan yang gilang-gemilang oleh tangan kanan-Nya.
Oleh Pdt Feri Nugroho
Sejarah mengajarkan bahwa para penguasa adalah pencipta sejarah. Hal ini dibuktikan dengan adanya penemuan arkeologi bahwa pada lapisan tanah dengan kedalaman tertentu, ditenggarai memiliki budaya yang berbeda dengan lapisan tanah berikutnya.
Kedalaman galian dapat menjadi penentu usia sebuah budaya: semakin dalam galian maka semakin tua budaya yang diperkirakan pernah ada.
Asumsinya, ketika terjadi pergantian kekuasaan, beberapa penguasa dapat meneruskan budaya yang lama; pasti pergantian kekuasaan terjadi secara baik: dari seorang ayah kepada anaknya.
Namun jika pergantian kekuasaan digantikan dengan genangan darah, maka dipastikan budaya lama akan dibinasakan; mengingat bahwa orang-orang yang menciptakan budaya tersebut telah gugur dan digantikan dengan yang lain.
Budaya modern yang telah menganut sistem demokrasipun tidak bisa menghindar dari realita tersebut. Secara periodik, saat terjadi pergantian kepemimpinan, biasanya akan disertai dengan pergantian aturan, atau sistem, atau orang-orang yang duduk pada jabatan tertentu.
Jika mereka melakukan hal baik yang mendatangkan damai sejahtera, maka rakyat bisa tersenyum lebar; namun jika kejahatan yang dirasakan maka rakyat akan tersenyum hambar, sambil bertanya dalam hati, 'Apakah ini kehendak Tuhan?'.
Masih segar dalam ingatan bahwa Indonesia pernah mengalami situasi mencekam di tahun 1998, saat reformasi dikumandangkan. Pergolakan batin telah melahirkan gerakan masa yang menuntut perubahan!
Sebenarnya, cara paham apakah yang diperlukan agar menemukan karya Tuhan dalam setiap kepemimpinan? Pemazmur bersyair untuk mendoakan raja. Dalam konteks kerajaan, maka diyakini bahwa raja adalah wakil Tuhan di bumi.
Raja menyandang pedang untuk melindungi dan memelihara kehidupan rakyatnya. Raja mempunyai kuasa untuk menjaga kedaulatan kerajaan agar rakyatnya mengalami kesejahteraan.
Dalam hal ini, jika seorang raja dapat berlaku sebagai wakil Tuhan maka semuanya akan baik-baik saja. Namun, bagaimana jika raja justru melakukan apa yang jahat dihadapan Tuhan?
Masihkah ia bisa disebut sebagai wakil Tuhan?
Belajar dari kehidupan Daud, bahwa bagi Daud raja adalah seorang yang diurapi Tuhan, apapun dan bagaimanapun keadaannya. Ini yang membuat Daud memutuskan untuk tidak membunuh Saul yang berupaya membinasakannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/18112020_feri-nugroho.jpg)