Jumat, 8 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Pengamat Sosial Jambi Ingatkan Wacana Pembentukan Provinsi Sumatra Tengah

Wacana pembentukan Provinsi Sumatra Tengah yang masih terus bergulir menjadi pembahasan seksi.

Tayang:
Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Heri Prihartono
Istimewa
Pengamat Sosial Bahren Nurdin 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Wacana pembentukan Provinsi Sumatra Tengah yang masih terus bergulir menjadi pembahasan menarik.

Wacana pembentukan Provinsi Sumatera Tengah diinisiasi oleh Bupati Dharmasraya melibatkan tiga provinsi yaitu Jambi, Bengkulu, dan Sumatra Barat. Sedangkan Jambi direncanakan akan kehilangan Kerinci, Sungai Penuh, dan Bungo.

Bahren Nurdin, pengamat sosial Jambi mengatakan wacana pembentukan provinsi baru ini harus dilihat secara utuh, dan jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab dan adu domba.

"jangan sampai nanti ini dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab adu domba, konflik-konflik suku gitu loh. Inilah yang rentan, tetapi ketika itu tidak dimotori/ tidak di provokasi saya rasa masyarakat kita itu sangat liquid enggak susah cair terhadap perubahan-perubahan," tutur Bahren.

Kata Bahren, pembentukan provinsi baru diklaim sah-sah saja. 

Melihat kacamata sosial banyak juga dampak-dampak positif misalnya perluasan daerah nanti akan terjadi pemindahan orang dari daerah asal ke Sumatra Tengah.

Menurut dia perlu juga dilihat dampak positif ini dari sisi mengurangi beban admistrasi dan pelayanan publik.

"Jadi yang artinya tadinya jauh dari ibukota provinsi dan seterusnya dengan itu bisa lebih dekat," katanya.

Anggaran pembangunan yang bisa lebih difokuskan, dan potensi peningkatan investasi.

Sehingga investasi yang naik dari sisi sosial pun akan berdampak meningkatkan lapangan kerja bagi masyarakat. Jadi baik untuk mengurangi masyarakat yang pengangguran.


Walau demikian tentu tidak bisa menutup mata dengan dampak negatifnya dari kehilangan tiga daerah tersebut, yaitu Kerinci- Sungai Penuh - dan Bungo.


"Kita bisa kehilangan Kerinci yang sangat potensi misalnya. Kita bisa kehilangan Sungai penuh yang satu-satunya mungkin kita ngelihat di Provinsi Jambi menjadi apa ya, dua Kabupaten ini menjadi menarik untuk wisata gitu kan. Nah kalau masuk nanti provinsi Sumatera Tengah," tuturnya.


Sehingga dengan adanya kehilangan ketiganya PAD Provinsi Jambi akan menjadi berkurang.


Ia menekankan tentu dari sisi sosial terjadi peralihan sumberdaya manusia seperti para profesor, doktor-doktor, orang-orang cerdas, hingga pengusaha dari Provinsi Jambi ke provinsi baru.


Menurutnya dampaknya memang tidak terlalu signifikan, tetapi wacana pembentukan Provinsi Sumatra Tengah tentu butuh biaya yang sedikit.


Pembangunan infrastruktur tentu menjadi akan menguras anggaran pendapatan belanja negara (APBN).
(Tribun Jambi/ Rara Khushshoh Azzahro)

Baca juga: Wacana Pembentukan Provinsi Sumatera Tengah, Pantun Bukit: Belum Layak Secara Ekonomi

Baca juga: Ketua ASITA Sebut Wacana Pembentukan Provinsi Sumatera Tengah Bakal Pengaruhi Pariwisata Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved