Serie A

5 Catatan Menarik Usai AC Milan Tumbang 3-1 dari Torino, Pertahanan Rossoneri Sangat Buruk

AC Milan bertandang ke Turin dengan harapan meraih kemenangan di pertandingan tandang terakhir mereka musim ini.

Penulis: Zulkipli | Editor: Zulkipli
Instagram/ @acmilan
AC Milan kalah dari Torino dalam pertandingan Serie A Italia 

TRIBUNJAMBI.COM - AC Milan bertandang ke Turin dengan harapan meraih kemenangan di pertandingan tandang terakhir mereka musim ini.

Namun, Torino menang 3-1 karena Rossoneri sekali lagi menunjukkan kelemahan pertahanan mereka, dengan banyak hal negatif yang bisa diambil dari pertandingan tersebut.

Pasukan Stefano Pioli tidak punya apa-apa untuk diperjuangkan, karena sudah mengamankan tempat kedua, sementara Torino berjuang untuk mendapatkan tempat potensial di Liga Conference.

Perbedaan motivasi terlihat jelas di lapangan.

Torino membuka skor pada menit ke-26 melalui sundulan apik Duvan Zapata, dan mereka kemudian berhasil menggandakan keunggulan sesaat sebelum turun minum melalui Ivan Ilic.

Pemain AC Milan: Luka Jovic, Olivier Giroud, Davide Calabria
Pemain AC Milan: Luka Jovic, Olivier Giroud, Davide Calabria (Instagram/ @acmilan)

Lebih buruk lagi, Ricardo Rodriguez mencetak gol kurang dari satu menit memasuki babak kedua untuk mengubah skor menjadi 3-0.

Baca juga: AC Milan Tetap Optimis meski Arsenal Lebih Dekat untuk Rekrut Joshua Zirkzee

AC Milan berhasil membalaskan satu gol dari titik penalti, melalui Ismael Bennacer yang mengonversi penalti pada menit ke-55.

Namun, mereka gagal membuat permainan menjadi lebih menarik karena serangan tim asuhan Pioli tidak berjalan dengan baik.

Berikut 5 catatan menarik dari pertandingan tersebut seperti dikutip dari Sampre Milan.

1. Diperlukan perombakan pertahanan

Mungkin akan sulit untuk memilih salah satu bek Milan untuk penampilan tadi malam, karena ini lebih terlihat seperti perpecahan kolektif daripada apa pun.

Pierre Kalulu dan Filippo Terracciano sama-sama berada di starting XI tetapi gagal tampil mengesankan, yang sangat disayangkan.

Keadaan menjadi lebih buruk lagi di lini tengah karena Malick Thiaw dan Fikayo Tomori sama-sama sangat miskin.

Pemain Jerman itu bersalah atas gol pertama dan tidak terlalu menonjolkan dirinya dalam permainan.

Baca juga: AC Milan Mendesak untuk Mengontrak Pelatih Lille Paulo Fonseca sebagai Pengganti Pioli

Pemain Inggris itu, sementara itu, melakukan kesalahan pada gol kedua dan terus banyak mengeluh (tampaknya lebih dari sekadar bertahan).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved