Berita Jambi

Warga Seberang Kota Jambi Larang Tongkang Batubara Lewat Jembatan Aurduri I

Warga Seberang Kota Jambi menggelar aksi pemasangan larangan bagi tongkang bermuatan batubara melintas di bawah Jembatan Aurduri I.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/Rifani Halim
Warga Seberang Kota Jambi menggelar aksi pemasangan larangan bagi tongkang bermuatan batubara melintas di bawah Jembatan Aurduri I. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Warga Seberang Kota Jambi menggelar aksi pemasangan larangan bagi tongkang bermuatan batubara melintas di bawah Jembatan Aurduri I.

Hal itu dilakukan masyarakat karena khawatir atas keselamatan masyarakat yang melintasi jembatan.

Selain memasang spanduk larangan, warga juga melarang 3 tongkang melintas dan meminta agar tongkang bersandar di tepi sungai Batanghari sampai tuntutan masyarakat terpenuhi.

Zuhdi Ketua RT 01 Pasir Panjang, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi menegaskan aksi tersebut dilakukan semata-mata demi nyawa pengendara bermotor dan mobil yang melintas jembatan, karena jembatan Aur Duri dinilai sangat menghawatirkan tanpa ada tindak lanjut dari pemerintah.

"Pada intinya warga minta untuk diperbaiki tiang pengaman itu yang utama," katanya, Rabu (15/5/2024).

Lanjutnya, masyarakat juga meminta agar tongkang atau ponton bermuatan batubara diberhentikan sementara, sampai ada tindak lanjut dari pemerintah.

"Untuk sementara waktu aktivitas batubara melalui sungai tolong dihentikan, sebelum adanya perbaikan," ujar ketua RT.

Dia menjelaskan, dihentikannya aktivitas batubara diwilayah Seberang Kota Jambi karena ditakutan peristiwa yang sama terulang kembali.

"Kalau masih dilakukan aktivitas, itukan tiang pengaman sudah habis tinggal tiang utama, kalau terjadi lagi akan fatal akibatnya," jelasnya.

Masyarakat tidak akan berhenti sampai disini, sampai ada yang bertanggung jawab dan menjamin atas peristiwa tabrakan beberapa hari lalu.

Menurutnya, aksi ini perlu diperhatikan hal ini dilakukan untuk masyarakat banyak. Sebab jembatan Aur Duri I adalah kepentingan dan nyawa orang banyak.

"Perlu diketahui ini kepentingan orang banyak dan nyawa orang banyak. Kalau ada tabrakan jembatan ini rumah, ada orang diatas tidak menutup kemungkinan ada korban jiwa," tutupnya.

Baca juga: Insiden Tongkang Tabrak Jembatan di Jambi, Dishub Dirikan Pos Pengamanan Jalur Sungai

Baca juga: Pasca Tongkang Tabrak Tiang Jembatan Aurduri 1, Gubernur Jambi Minta Pengusaha Ganti rugi

Baca juga: Kasus Tongkang Tabrak Fender Jembatan Auduri I Jambi, Al Haris Minta Pengusaha Ganti Rugi

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved