Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen 9 Mei 2024 - Yesus Terangkat ke Surga

Bacaan ayat: Kisah Para Rasul 1:9 (TB) Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mer

Editor: Suci Rahayu PK
(imankatolik.com)
Hari Kenaikan Yesus Kristus. 

Renungan Harian Kristen 9 Mei 2024 - Yesus Terangkat ke Surga

Bacaan ayat: Kisah Para Rasul 1:9 (TB) Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.

Oleh Pdt Feri Nugroho

 

Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam sejarah keselamatan Allah dengan peristiwa-peristiwa Natal, Jumat Agung, Paska, Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga dan Pentakosta.

Natal adalah moment Firman Allah menjadi manusia, Jumat Agung adalah saat Yesus mati di kayu salib dalam rangka menjadi kurban penebusan, Paska dipahami sebagai peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus sebagai tanda kemenangan atas maut, Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga menjadi penjamin bahwa Ia kembali kepada kemuliaan-Nya sebagai Allah, dan Pentakosta dimengerti sebagai hari dimana Roh Kudus turun untuk melanjutkan karya penyelamatan Allah.

Lima moment penting yang saling terkait dan tidak bisa dipisahkan, menjadi rangkaian perjalanan karya penyelamatan Allah dalam sejarah.

Merangkai setiap moment akan membuat kita paham tentang identitas diri Yesus yang sebenarnya, yaitu Firman Allah yang adalah Allah, telah menjadi manusia untuk rancangan penebusan.

Jika moment perpisahan mendatangkan dukacita dan kesedihan, tidak demikian dengan Yesus yang naik ke Surga meninggalkan para murid. Justru sepeninggal Yesus, para murid semakin paham dan diyakinkan tentang jati diri dan identitas Yesus yang sebenarnya.

Selama ini mereka hanya menduga-duga tentang Dia. Beberapa kali dukaan mereka salah sebab didasarkan pada pengharapan umum yang ada pada pikiran manusia; namun dalam banyak kesempatan mereka benar ketika menyebut Yesus sebagai Nabi, Mesias, Guru dan Tuhan, bahkan Tomas yang awalnya ragu, akhirnya berseru dalam iman bahwa Yesus adalah Tuhan dan Allah, bukan untuk orang lain melainkan untuk dirinya sendiri.

Kenaikan Yesus ke Surga justru memberikan jaminan yang pasti tentang jati diri Yesus yang berasal dari Surga dan kembali ke Surga.

Ia menjanjikan kehidupan kekal kepada setiap orang yang percaya. Karya-Nya menjadi rangkaian karya-karya yang berkesinambungan. Itu sebabnya dalam beberapa kali kesempatan menampakkan diri, Ia mengajarkan kepada para murid tentang Kitab Suci dimana selama ini maknanya seakan tersembunyi sebagai bayangan.

Paulus menyebut Perjanjian Lama sebagai bayangan dari wujud asli yaitu Yesus Kristus. Dengan memandang kepada Yesus, maka bayangan akan disingkapkan dan diyakinkan bahwa Ia benar-benar adalah Tuhan dan Juru Selamat.

Mungkin terlalu panjang jika harus berucap, "Selamat Hari Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga", namun jika disandingkan dengan maknanya maka ucapan itu tidak seberapa: Ia pergi untuk menyediakan tempat bagi kita! Ia akan datang kembali dan menjemput kita untuk kesana.

Pegang janji tersebut dalam iman dan pengharapan. Tetap setia sampai akhir. Amin

      Renungan Kristen oleh Pdt Feri Nugroho, GKSBS Siloam Palembang

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved