Berita Jambi
BPS Rilis Angka Pengangguran di Provinsi Jambi Turun 4,45 Persen
Tingkat pengangguran di Provinsi Jambi hingga Februari 2024 sebesar 4.45 persen, angka ini menurun jika di bandingkan Agustus 2023 di 4.53 persen.
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Tingkat pengangguran di Provinsi Jambi hingga Februari 2024 sebesar 4.45 persen, angka ini menurun jika di bandingkan Agustus 2023 yang sebesar 4.53 persen.
Hingga Februari 2024 penduduk usia kerja di Provinsi Jambi mencapai 2.77 juta orang, angka ini naik 38,2 ribu orang di bandingkan tahun lalu. Dari angka tersebut 1.86 juta orang merupakan angkatan kerja dan 910.45 bukan angkatan kerja.
Dari total angkatan kerja tersebut, 1.77 juta orang telah memiliki pekerjaan sedangkan 82.58 ribu orang pengganguran.
Kepala BPS Provinsi Jambi, Agus Sudibyo mengatakan pasar tenaga kerja Provinsi Jambi mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 4.88 ribu orang hingga di Februari 2024.
Kondisi ini membuat pengaturan berkurang sebanyak 0.8 ribu orang.
Agus menjelaskan pekerjaan di Provinsi terbagi dalam tiga kategori, yaitu pekerja penuh, paruh waktu dan setengah bekerja.
"Dari tiga kategori tersebut, dua mengalami peningkatan dan satu mengalami penurunan," ujarnya Kamis (9/5/2024).
Dimana jumlah pekerja penuh meningkat 23.16 ribu orang menjadi 980.32 ribu orang, hal yang sama juga terjadi pada pekerja setengah penuh yang meningkat 36.53 orang menjadi 191.85 orang.
Sedangkan pekerja paruh waktu berkurang 54.79 pernah menjadi 601.37 ribu orang.
Agus memaparkan berkurangnya angka pengangguran di sebabkan tumbuhnya perekonomian Provinsi Jambi di triwulan 1 2024.
Perekonomian Provinsi tumbuh sebesar 3.83 persen jika di bandingkan dengan Triwulan satu 2023.
"Pertumbuhan kita memang tumbuh, namun mengalami perlambat," ujarnya.
Lebih lanjut Agus memaparkan walaupun angka pengangguran secara keseluruhan naik, namun masih ada di beberpa sektor yang mengalami penurunan.
Pengangguran terbanyak terdapat pada kekompakan pertambangan termasuk tranportasi pertambangan. Khususnya pengangkutan batubara.
"Memang tidak bisa di pungkiri batu bata sangat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan berdampak terhadap tingkat pengaturan di Provinsi Jambi," pungkasnya.(Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi).
Baca juga: Angka Pengangguran dan Kemiskinan Meningkat di Tebo Jambi, Sekda dan Waka DPRD Ungkap Penyebabnya
Baca juga: LKPJ Bupati Tebo 2023: Kemiskinan dan Pengangguran Meningkat
Baca juga: Angka Pengangguran di Sarolangun Mencapai 12 Ribu Orang, Pemkab Sarolangun Gelar Latihan Kerja
Update berita Tribun Jambi di Google News
10 Perusahaan Tambang Batu Bara Bandel di Jambi Dipanggil Komisi XII DPR RI |
![]() |
---|
Lansia Kota Jambi Tunjukkan Semangat Kemerdekaan Lewat Lomba 17-an |
![]() |
---|
Hesti Haris Tinjau Pendidikan Anak SAD di Desa Hajran Batang Hari Jambi |
![]() |
---|
Warga Tersenyum Sumringah dan Bahagia, Hesti Haris Serahkan 17 Unit Bantuan Bedah Rumah |
![]() |
---|
Hesti Haris Serahkan 50 Unit Bantuan Bedah Rumah di Kota Jambi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.