Berita Nasional
Pembubaran Doa Rosario, Viral Kesaksian Aurelia Cheryl Korban Pembacokan, Pelaku Kakak Adik
Korban perempuan merupakan bagian dari mahasiswa yang saat itu sedang ibadah Doa Rosario. Korban laki-laki adalah beragama islam yang melindungi cewek
Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
TRIBUNJAMBI.COM - Kasus pembubaran Doa Rosario di Tangerang Selatan, Minggu (5/5/20240 malam, hingga kini belum ada yang ditetapkan tersangka.
Pembubaran yang dilakukan sekelompok orang yang membawa senjata tajam itu mengakibatkan 3 orang menjadi korban luka, terdiri dari 2 perempuan dan 1 orang laki-laki.
Korban perempuan merupakan bagian dari mahasiswa yang saat itu sedang ibadah Doa Rosario.
Sedangkan korban laki-laki adalah warga yang berusaha melindungi kelompok yang diintimidasi itu.
Satu di antara korban luka senjata tajam itu bernama Aurelia Cheryl, mahasiswi Universitas Pamulang. Dia sudah melaporkan pengeroyokan itu ke kepolisian.
Dia menceritakan, pada saat itu di dalam kontrakan, dan pintu juga sudah ditutup.
Mereka tak berani keluar karena melihat sejumlah pria yang saat itu berkerumun, dan ada yang membawa senjata tajam.
"Mereka menggedor-gedor pintu kontrakan saya. Saya masih amankan kawan yang mereka cari-cari," ungkapnya, dalam video diunggah akun Firdaus Oiwobo, advokat yang mendampinginya melapor.
Dia mengenali dengan baik orang yang mau menyerang itu, yakni warga sekitar yang merupakan kakak adik.
"Dua orang kakak-beradik, membawa senjata tajam. Ipul dan Ical. Yang menyayat saya itu Namanya Ical," ungkapnya.
Dijelaskannya juga, kondisi pada malam itu sangat mencekam. ICal menodongkan pisau ke semua orang yang berada di kontrakan.
Advokat Firdaus Oiwobo yang mendampingi membuat laporan meminta agar kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut.
"Provokasi dari Ketua RT atau mantan RT. Terjadi tindak pidana pemukulan dan pembacokan," ungkap Firdaus.
Dijelaskannya, korban pria merupakan sosok yang ingin melindungi kelompok yang sedang diintimidasi itu.
"Satu korban masih trauma, dia laki-laki beragama Islam, yang ingin membantu adik-adik. Dia turut jadi korban," jelasnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.