Rabu, 22 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

AS Roma

Pelatih AS Roma: Ini Tahunnya Bayer Leverkusen

Daniele De Rossi mengakui ‘ini adalah tahunnya Bayer Leverkusen’, namun yakin AS Roma masih bisa bersuara di semifinal Liga Europa setelah kalah 2-0

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
Instagram/@officialasroma
Daniele De Rossi bersama skuad AS Roma usai kalah dari Bayer Leverkusen 

De Rossi Akui Roma Emosional

Roma tampak terguncang secara psikologis karena tertinggal dalam situasi seperti itu dan berisiko kebobolan lebih banyak lagi sebelum jeda.

“Kami akan mengubah sesuatu. Kami memiliki banyak pertandingan dalam waktu singkat."

"Jika Anda menekan dengan keras dan menekan tinggi, hal itu dapat membuka ruang bagi pemain cepat dan berkualitas yang dapat mendukung kami."

"Pendekatannya tepat pada awalnya, namun ketika kami tertinggal, kami sebenarnya bisa melakukan banyak hal dengan lebih baik."

“Saya melihat kami menjadi terlalu emosional dan terhanyut setelah tertinggal melawan Bologna juga, jadi itu adalah sesuatu yang perlu kami perbaiki."

"Saya yakin kami akan menyampaikan pendapat kami di Leverkusen dan berharap semoga keberuntungan juga lebih berpihak pada kami.”

Xabi Alonso mengejutkan semua orang ketika mengumumkan starting XI-nya, karena kedua striker Victor Boniface dan Patrik Schick berada di bangku cadangan, sebaliknya Amine Adli digunakan sebagai False 9.

“Sebagian besar pertandingan mereka memiliki penyerang tengah, baik Schick atau Boniface, tapi melawan Bayern Munich dan Borussia Dortmund mereka bermain seperti ini."

"Kami menganalisisnya, kami melihat mereka melakukan itu melawan tim yang mereka takuti atau tim yang sangat kuat di masa depan,” aku De Rossi.

“Ketika tim-tim ini bertahan seperti itu, Anda perlu menggerakkan bola dengan cepat, karena ketika Anda kehilangan bola, maka Anda dapat melakukan serangan balik dengan cepat."

"Kami akan menganalisis pertandingan ini lagi, tapi saya pikir kami melakukan hal yang benar di babak pertama.”

Ini adalah tim Bayer Leverkusen yang sangat kuat dan tidak punya hal lain untuk menjadi fokus, setelah memenangkan Bundesliga dan tetap tak terkalahkan sepanjang musim.

“Anda hanya bisa berbuat banyak melawan fisik Leverkusen. Mereka punya kecepatan dan kekuatan yang tinggi, para pemain kami mungkin punya lebih banyak teknik dan kualitas dalam menguasai bola."

"Kami perlu mengatur waktu pergerakan kami dengan benar dan kami harus sempurna.”

 

Baca juga: Timnas Indonesia U23 Kalah 2-1 dari Irak, Bagaimana Skema Lolos Olimpiade Paris?

 

Baca berita dan artikel tribunjambi.com lainnya, kini bisa melalui Google News

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved