Konflik Satwa vs Manusia

Januari Bergegas Pukuli Kepala Buaya Demi Selamatkan Anak yang Sudah Diterkam

Pria paruh baya bernama Januari (51) harus bergelut dengan buaya demi menyelamatkan anaknya, di Indragiri Hilir, Provinsi Riau

Editor: Suang Sitanggang
Tribunjambi/Anas
Ilustrasi. Buaya di dalam sungai. 

TRIBUNJAMBI.COM, RIAU - Pria paruh baya bernama Januari (51) harus bergelut dengan buaya demi menyelamatkan anaknya, di Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Dia awalnya mendengar teriakan minta tolong anaknya, suara itu berasal dari arah sungai.

Saat mendekat ke arah sumber suara, ternyata anaknya bernama Putra Asma Aulia (19) sedang direkam buaya.

Tak ingin anaknya kehilangan nyawa di mulut buaya, Januari langsung meloncat ke sungai.

Dia memukuli kepala buaya agar anaknya yang sudah digigit itu dilepas.

Dua orang tetangganya, Muhammad Zai Lubis dan Royodi, turut membantunya untuk memaksa buaya itu segera melepaskan Putra.

Pertolongan yang dilakukan tidak sia-sia. Buaya akhirnya masuk ke sungai dan melepaskan Putra Asma Aulia.

Korban mengalami luka tangan kiri, luka robek di pelipis mata kiri, dan pembengkakan mata akibat serangan buaya.

Peristiwa tersebut terjadi saat Putra sedang mandi di sungai di Dusun Tajau Abadi Hulu, Desa Kelumpang, Kecamatan Gaung Anak Serka, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (10/4/2024).

Kapolres Inhil, AKBP Budi Setiawan, membenarkan korban terluka di sejumlah bagian tubuh akibat gigitan buaya.

Budi menjelaskan, sekitar pukul 04.30, Putra mandi ke tepi sungai di depan rumahnya.

Saat sedang mandi, tiba-tiba datang seekor buaya dari dalam air, langsung menerkam tangan korban sebelah kiri.

"Buaya menerkam tangan korban dan menariknya ke dalam air," ujar dia.

Diserang buaya, korban sontak berteriak minta tolong sambil berupaya menahan tarikan buaya.

Mendengar anaknya minta tolong, sang ayah bernama Januari (51) langsung berlari ke arah sungai.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved