Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-768: Gelombang Serangan Rusia Tewaskan 3 Orang dalam Sehari
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-768, Senin (1/4/2024), gelombang serangan terbaru Rusia di Ukraina wilayah timur menewaskan sejumlah orang.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Nina Yuniar
Tercatat ada 157 ledakan dari persenjataan termasuk peluru artileri, mortir, ledakan drone, ranjau dan granat yang dijatuhkan drone, serta roket yang ditembakkan dari helikopter.
Sumy telah dilanda serangan Rusia dalam beberapa pekan terakhir, sehingga memaksa evakuasi.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-764: Rusia Kembali Bombardir Kharkiv, Zelensky Murka
- Di perbatasan wilayah Belgorod Rusia, gubernur wilayah tersebut, Vyacheslav Gladkov, mengatakan seorang wanita terbunuh ketika sebuah desa perbatasan diserang. Laporan mengenai aksi militer dari kedua pihak tidak dapat dikonfirmasi secara independen.
- “Semangat kami tidak menyerah,” kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dalam pesan Paskah.
“Tidak ada siang atau malam ketika teror Rusia tidak mencoba menghancurkan hidup kami,” tulis Zelenskiy kepada warga Ukraina di media sosial, menyusul serangan rudal Rusia.
- Zelensky berada di Bucha pada hari Minggu bersama Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal dan beberapa duta besar asing untuk memperingati dua tahun sejak kota tersebut dan daerah sekitarnya dibebaskan dari pendudukan brutal Rusia selama sebulan pada awal perang.
Pemimpin Ukraina tersebut memasang lampu di dinding peringatan kota tersebut, yang berisi nama 509 warga sipil yang sejauh ini telah diidentifikasi sebagai korban tewas selama pendudukan Bucha.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-762: Ibu Kota Ukraina Dihantam Rudal, Warga Sipil Terluka
- Prancis akan mengirimkan ratusan kendaraan lapis baja tua dan rudal permukaan-ke-udara baru ke Ukraina.
Menteri Pertahanan Prancis Sebastien Lecornu mengatakan kepada surat kabar Prancis bahwa Presiden Prancis Emmanuel Macron telah memintanya untuk menyiapkan paket bantuan baru, yang mencakup peralatan lama namun masih berfungsi, serta rudal baru.
- Para pengunjuk rasa di Kyiv berdemonstrasi menuntut pembebasan tawanan perang Ukraina dari brigade Azov. Kerabat dan teman-teman tentara yang ditangkap, beberapa di antaranya mengenakan pakaian militer, melambaikan plakat kepada lalu lintas yang lewat.
(TribunJambi.com/Nina Yuniar)
Dapatkan Berita Terupdate TribunJambi.com di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.