Berita Tanjabtim

Masjid Agung Nur Ad-Darojat Menjadi Kebanggaan Utama Bagi Masyarakat Tanjabtim

Masjid Agung Nur Ad-Darojat yang berlokasi di Kecamatan Sabak Barat dalam kompleks perkantoran Bukit Menderang.

|
Penulis: anas al hakim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Anas
Masjid Agung Nur AD Darojat 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Masjid Nur Ad-Darojat yang berlokasi di Kecamatan Sabak Barat dalam kompleks perkantoran Bukit Menderang.

Saat ini menjadi satu-satunya Masjid kebanggaan Masyarakat Kabupaten Tanjab Timur yang diresmikan tahun 2007 silam oleh mantan Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin.

Terlebih lagi, masjid Agung Nur Ad-Darojat mengalami perubahan bangunan setelah dilakukan renovasi pada tahun 2023 hingga 2024 awal. Sehingga Masjid Agung tersebut terlihat lebih megah, mewah dan bernuansa seperti masjid yang ada di timur tengah.

Asman Daydy Asisten Administrasi 3 Pemerintahan Tanjab Timur, sekaligus Ketua Pengurus Masjid Agung Nur Ad-Darojat, dirinya menjelaskan bahwa kalau sebelumnya, Masjid ini hanya menampung sekitar 700 orang, sekarang bisa menampung 1000 orang.

Ribuan warga di Masjid Agung Nur Addarojat, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjab Timur menunggu kedatangan Ustad Abdul Somad (UAS) jumat (15/03/24).
Ribuan warga di Masjid Agung Nur Addarojat, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjab Timur

"Namun terkait dengan tampilannya waktu itu, pada zaman Bupati Abdullah Hich, beliau terinspirasi dari masjid Agung yang ada di Kota Maksar," ujarnya, Senin (25/03/24).

Kemudian, sekarang ini bangunan masjid Agung Nur Ad-Darojat telah kembangkan dengan alasan masih terlalu kecil, karena sebelumnya hanya menampung 700 jamaah, maka dilakukanlah pengembangan dan sekarang ini bisa menampung kurang lebih dari 1000 jamaah.

Akan tetapi, meskipun dilakukan renovasi dengan total anggaran kurang lebih 12 miliar, namun bangunan masjid ini masih mempertahankan bangunan yang lama.

"Meski masjid ini sudah dikembangkan, tapi kita tetap mempertahankan bangunan yang lama, sekitar 60 persen, dan 40 peresennya memang sudah berubah," terangnya.

Tampak dalam Masjid Agung Nur AD Darojat
Tampak dalam Masjid Agung Nur AD Darojat

Tak hanya itu, Asman menjelaskan, pada bagian gedung bawah Masjid Agung Nur Ad-Darojat saat ini sudah dilengkapi dengan Kantor dan Perpustakaan, akan tetapi pihaknya masih menunggu dari Dinas Perpustakaan untuk melengkapi Perpustakaan tersebut.

"Jadi, para jamaah yang berkunjung ke Masjid ini, mereka tidak hanya melaksanakan ibadah shalat saja, melainkan bisa membaca-baca buku dibawah," bebernya.

Kemudian, lanjutnya, terkait dengan kegiatan rutin di Masjid ini selain shalat lima waktu, juga sering dilaksanakan kegitan-kegiaran rutin seperti penganjian.

"Jika untuk kegitan rutin diluar bulan ramadhan ini, biasanya sering dilakukan pengajian antara Magrib dan Isya senin malam selasa, selain itu juga, jika ada komunitas-komunitas yang akan melaksanakan kegiatan di Masjid, insyaallah kita persilahkan yang penting positif," ucapnya.

Dari pantauan tribunjambi.com, terlihat ada sebagian bangunan di dalam masjid mirip dengan masjid yang ada di timur tengah.

Sehingga masjid tersebut terlihat lebih megah dan mewah, selain itu juga bangunan masjid ini lebih terbuka dari pada bangunan sebelumnya.

"Memang bangunan masjid yang sekarang ini lebih terbuka, anginpun masuk dari berbagai sisi, sehingga para jamaah yang ada didalam bisa merasakan udara yang sejuk," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved