AS Roma

Bagaimana Daniele De Rossi Merombak AS Roma, Dybala Diberi Peran Berbeda

De Rossi diperkirakan akan tetap memperkuat AS Roma hingga akhir musim, namun ia telah melampaui semua ekspektasi

Penulis: Zulkipli | Editor: Zulkipli
Instagram/ @officialasroma
Paulo Dybala merayakan Hattrick pertamanya di AS Roma saat melawan Torino 

TRIBUNJAMBI.COM - Setelah mempekerjakan mantan kapten klub Daniele De Rossi sebagai manajer klub AS Roma pada bulan Januari, para penggemar tetap marah menyusul pemecatan Jose Mourinho, yang telah membimbing mereka ke dua final Eropa berturut-turut. 

Semua ini segera terlupakan, saat Roma mengalahkan Brighton and Hove Albion 4-0 di Stadio Olimpico kemarin.

De Rossi diperkirakan akan tetap memperkuat Giallorossi hingga akhir musim, namun ia telah melampaui semua ekspektasi dan membawa mereka meraih tujuh kemenangan dalam sembilan pertandingan. 

Menyusul transformasi Roma, dikabarkan bahwa mereka ingin memperpanjang kontrak pemain Italia itu.

Satu-satunya pengalamannya sebelumnya adalah di SPAL di Serie B di mana ia dipecat setelah hanya menang tiga kali dalam 17 pertandingan.

Daniele De Rossi di AS Roma
Daniele De Rossi di AS Roma (Instagram/ @officialasroma)

Dewan AS Roma mengambil risiko, namun mereka mendapat imbalan karena mereka telah naik empat peringkat di klasemen sejak kedatangan De Rossi.

Baca juga: Roberto De Zerbi Menerima Pertandingan AS Roma di atas Level Brighton

Dia masuk dan langsung mengatakan bahwa dia ingin “mengendalikan bola dan mendominasi permainan”. 

Ini merupakan rencana dan gaya yang sangat berbeda dengan apa yang telah ditetapkan oleh pendahulunya.

Perubahan formasi menjadi 4-3-3 hybrid dan struktur yang sedikit lebih sedikit telah memberikan peluang bagi tim ibu kota untuk tampil di Liga Champions musim ini.

Sebuah kompetisi yang belum pernah mereka ikuti sejak 2018/19.

Faktor utama kesuksesan De Rossi saat ini adalah cara dia membuka kunci Paulo Dybala

Pemain Argentina itu telah ditempatkan secara bebas untuk tim Italia dalam dua bulan terakhir.

Meskipun di atas kertas ia memulai di sisi kanan, ia memiliki kebebasan untuk bergerak ke mana pun ia inginkan dan sering turun ke dalam untuk berkreasi dan suka bermain di ruang tengah.

Baca juga: AS Roma 4-0 Brighton: Semuanya Langsung Berjalan Sesuai Rencana

Dalam sembilan pertandingan sejak manajer baru berada di sana, Dybala telah mencetak tujuh gol dan satu assist. 

Dia rata-rata mencetak satu gol atau assist setiap 79 menit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved