Pilbup Tebo 2024
Misteri Kuda Hitam Pilgub Tebo 2024, Pengamat Ungkap Rivalitas Rimbo vs Aliran Batanghari
"Jadi, catatan saya, Pilkada Tebo 2024 ini menarik, ya. Selain ada sembilan orang laki-laki. Ada juga tiga perempuan yang diperhitungkan," kata Gaman
Penulis: tribunjambi | Editor: Duanto AS
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Beberapa nama yang diperkirakan maju Pemilihan Bupati atau Pilbup Tebo 2024 telah muncul.
Meski masih akan digelar pada November nanti, beberapa bakal calon bupati sudah menyatakan kesiapannya.
Dua orang yang telah memberikan pernyataan akan maju kontestasi, yaitu H Aspan yang saat ini merupakan Penjabat (Pj) Bupati Tebo, dan Saniatul Lativa, politikus Partai Golkar yang juga istri dari Sukandar, Bupati Tebo periode 2011-2016 dan 2016-2022.
Pemerhati politik Tebo, Gaman Sakti, menilai dua nama tersebut memang memiliki basis massa di daerah tersebut.
Namun, Gaman juga memaparkan ada beberapa nama yang berpotensi maju dalam perebutan kursi kepala daerah di Kabupaten Tebo.
Dia menyebut nama Mazlan yang merupakan Ketua DPRD Tebo, Hamdi yang Ketua PAN Tebo, Sekretaris DPD Demokrat Jambi Syamsu Rizal, Syahlan mantan Wakil Bupati Tebo, Eka Marlina yang merupakan Ketua PKB Tebo, dan Ketua PDI Perjuangan Tebo Wartono Triyan Kusumo.
Selanjutnya, ada juga Ketua Golkar Tebo Khalis Mustiko, politikus Golkar sekaligus mantan Ketua DPRD Tebo Agus Rubiyanto, anggota DPD RI Elviana dan politikus muda PAN Ansori Hasan.
"Jadi, catatan saya, Pilkada Tebo 2024 ini menarik, ya. Selain ada sembilan orang laki-laki. Ada juga tiga perempuan yang diperhitungkan," kata Gaman yang merupakan mantan Komisoner KPU Tebo, Kamis (7/3).
Masing-masing nama, menurut Gaman, memiliki kekuatan, baik basis massa, wilayah dan juga partai politik.
"Tinggal bagaimana mereka mendapatkan tiket untuk maju sebagai calon kepala daerah dengan mengantongi dukungan partai," tuturnya.
Berdasarkan sejarah pertarungan kepala daerah di Tebo, Gaman mengungkapkan ada rivalitas dua kekuatan besar, yaitu aliran Batanghari yang diwakili sembilan kecamatan, dan Rimbo yang diwakili tiga kecamatan.
"Di Rimbo Bujang itu ada kekuatan besar, diwakili Pak Haji Triman, dengan motor penggeraknya Pak Sukandar.
Memang Pak Sukandar tidak bisa maju lagi, tapi ada istrinya Saniatul Lativa yang berpotensi maju," ujarnya.
Tokoh-tokoh Rimbo itu tergabung dalam partai poliitik yang sama, yaitu Partai Golkar.
Jika nantinya di pilkada mereka bersatu, kata Gaman, maka kekuatan Rimbo akan sangat kuat.
"Tiga kekuatan Golkar di Rimbo itu ada Saniatul Lativa, Agus Rubiyanto, Khalis Mustiko. Kalau misalnya orang ini terpecah, maka kekuatan Golkar Rimbo tidak akan solid lagi. Tapi kemungkinan mereka akan bersatu mengusung salah satu nama tersebut," katanya.
Di sisi lain, dari aliran Batanghari juga tak kalah kuat. Dari wilayah hilir, ada nama Mazlan dan Hamdi. Kemudian wilayah hulu, ada nama Aspan, Syamsu Rizal, Syahlan dan Eka Marlina.
"Untuk wilayah Tebo Tengah, ada nama Ansori. Dia ini anak muda yang cukup diperhitungkan. Kemudian Ibu Elviana, basis terbesarnya jadi DPD itu kan Tebo, dia punya suami orang Tebo Tengah dan punya potensi maju. Tinggal komunikasi politik kan," ujarnya.
Menurut Gaman, yang dapat menjadi kuda hitam dalam pilkada 2024 di Kabupaten Tebo adalah Wartono Triyan Kusumo.
Dia menjadi satu di antara tokoh yang dapat ditarik untuk aliran Batanghari maupun Rimbo.
"Dia bisa maju sendiri dari partainya, PDIP, berdampingan dengan orang lintas Batanghari. Atau tokoh-tokoh lintas Batanghari mempersunting dia," katanya.
Sebelumnya, Aspan menyampaikan sudah mantap maju Pilbup Tebo 2024. Dia mengklaim mendapat dukungan PKB, PAN dan PPP.
Menurut Gaman, jika dukungan partai tersebut benar diperoleh Aspan, maka dipastikan dengan total sembilan kursi DPRD dari tiga partai itu, Aspan telah peroleh tiket.
"Dia hampir dua tahun ini sudah membuat akar rumput di daerah Tebo dan pembangunannya selama Pj bupati juga cukup berhasil. Hanya saja, kelemahannya, tidak memiliki partai," ujarnya.
Menurut Gaman, persaingan politik merupakan persaingan strategi dan isu di masyarakat.
Persoalan Wakil
"Pilkada Tebo ini tinggal meramu di wakilnya saja. Kalau wakilnya tepat, akan berhasil. Rimbo Bujang selalu mencari pasangan lintas Batanghari, begitu juga sebaliknya. Tinggal meramu, strategi dan isu politik di masyarakatnya," pungkasnya.
Peluang dan Partai
Beberapa bulan sebelum Pilbup Tebo 2024 digelar, ada bakal calon yang mengklaim telah mendapat dukungan partai.
Aspan menyatakan siap maju Pilbup Tebo 2024. Pernyataan itu disampaikannya sebulan jelang pensiun dari aparatur sipil negara (ASN) sekaligus Penjabat (Pj) Bupati Tebo. Dia menjabat sejak 2022 dan akan pensiun pada 1 April 2024.
Aspan mengatakan telah bertemu tokoh-tokoh di Tebo, termasuk yang ada di Kota Jambi, untuk meminta restu terkait rencananya.
"Kami bismillah, mohon doa restu dari beliau, kami akan mengikuti kontestasi 27 November 2024 ini sebagai calon Bupati Tebo," ujarnya, Kamis (7/3).
Rencananya telah mantap. Aspan akan fokus dalam Pilbup Tebo. Dia pun mengeklaim telah mendapatkan dukungan sejumlah partai untuk pencalonan dirinya.
"InsyaAllah beberapa perahu sudah kita dapatkan untuk maju. InsyaAllah sudah cukup, kita tidak perlu banyak-banyak. InsyaAllah kita akan didukung PKB, PPP dan PAN," ujarnya.
Dia juga menyebutkan hubungannya dengan Partai Demokrat semakin harmonis terkait pencalonan bupati itu.
Namun, Aspan tidak dapat memastikan dukungan partai berlogo mercy itu saat ini.
"Bisa jadi (Demokrat pendekatan juga)," ucapnya.
PAN Membantah
Di sisi lain, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Tebo, Hamdi, membantah memberikan dukungan kepada Aspan untuk maju di Pilbup Tebo 2024.
Menurutnya, saat ini belum ada pembicaraan di internal partai terkait dengan calon yang akan diusung
Mekanisme penentuan calon dari PAN melalui banyak proses. kata Hamdi, itu mulai dari penjajakan nama, pertimbangan survei, dan ada rekomendasi.
Rekomendasi akan diajukan DPD PAN, kemudian ke pengurus DPW dan diteruskan ke DPP untuk memutuskan calon yang bakal didukung.
Hamdi juga mengatakan bakal calon bupati yang akan didukung PAN dalam Pilbul Tebo merupakan kader murni partai.
"Itu hanya klaim, kami tidak ada mendukung. PAN akan mengusung kader murni, sedangkan Aspan bukan kader PAN," kata Hamdi.
Pihaknya saat ini masih fokus pada perhitungan hasil pileg dan pilpres 14 Februari lalu.
Dia kembali menegaskan saat ini tidak ada pembicaraan mengenai calon bupati yang akan diusung. "Belum ada, sekali lagi itu hanya klaim," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, pada rapat pleno rekapitulasi suara Pemilu 2024 tingkat Kabupaten Tebo, PAN mendapatkan empat kursi DPRD Tebo dengan total suara partai sebanyak 18.318.
PPP Membantah
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) turut membantah adanya dukungan kepada Aspan untuk maju pada pemilihan bupati (Pilbup) Tebo November 2024 mendatang.
Sebelumnya, PAN juga telah membantah memberi dukungan kepada Pj Bupati Tebo tersebut untuk maju pilkada.
Kendati demikian, Sekertaris DPC PPP Kabupaten Tebo, Rido Iskandar, tak mempersoalkan adanya klaim Aspan yang menyebut dirinya didukung salah satunya PPP untuk maju Pilbup Tebo.
"Jika beliau klaim sah-sah saja, PPP tentu punya mekanisme tersendiri terkait siapa yang akan didorong maju dalam pilkada," kata Rido Iskandar, Kamis (7/3/2024).
Rido menyampaikan partainya belum ada pembicaraan terkait bakal calon bupati yang didukung nantinya.
Pihaknya saat ini lebih berfokus pada pembenahan internal partai mengingat pecah telur pada pileg 14 Februari lalu. Partainya berhasil mendapatkan satu kursi di DPRD Tebo.
Dia menegaskan partainya bakal ikut terlibat dalam penentuan masa depan Tebo terkait dengan suksesi pilkada. Karena dua pilkada sebelumnya mereka absen.
Rido mengatakan nama Aspan merupakan salah satu nama yang dijajaki partai. Namun, belum ada pembicaraan atau keputusan terkait nama yang bakal diusung.
Karenanya, pihaknya akan menjalani hal tersebut sesuai dengan mekanisme yang ada dalam aturan partai.
"Ada beberapa tahapan untuk mendapat tiket dari PPP," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Tebo Eka Marlina, belum merespons saat ditanyakan mengenai klaim Aspan.
Sebelumnya Aspan mengatakan dirinya sudah mantap maju sebagai calon bupati Tebo 2024, sebulan jelang dirinya pensiun sebagai ASN sekaligus Pj Bupati Tebo.
Dia mengeklaim mendapat dukungan dari PKB, PAN dan PPP.
"Kami bismillah, mohon doa restu dari beliau, kami akan mengikuti kontestasi 27 November 2024 ini sebagai calon Bupati Tebo," kata Aspan.
Saniatul Siap
Sementara itu, posisi Saniatul Lativa di pemilihan DPR RI dapil Jambi, saat ini masih bersaing dengan dua tokoh Partai Golkar yaitu Ketua Golkar Jambi, Cek Endra dan Hasan Basri Agus.
Meskipun pertahana, posisi Saniatul terancam tak lolos ke Senayan karena ikutnya Cek Endra sebagai pendatang baru perebutan kursi DPR RI.
Jika nantinya Saniatul tak lolos ke Senayan, dia akan menyiapkan langkah baru. Saniatul mengatakan siap untuk bertarung pada Pilbup Tebo 2024.
"Jika partai menugaskan, saya siap," ucap Saniatul singkat melalui pesan whatsapp, Selasa (5/3). (nik)\
Baca juga: PREDIKSI 3 Pasangan Calon Maju Pilgub Jambi 2024, Analisis Politik Golkar Jadi Kuda Hitam
Baca juga: Buka-bukaan Peran Al Haris dan Meroketnya PAN di Provinsi Jambi, Caleg Paparkan Soal Seleksi
Senasib Dengan Romi, Hamdi Dipecat dari Kursi Ketua PAN Tebo Jelang Pilkada |
![]() |
---|
KPU Tebo Terima Dua Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati |
![]() |
---|
Pasangan Aspan-Wartono Fokus Kerja Maksimal di Pilbup Tebo: Hasil Urusan Allah |
![]() |
---|
Pasangan Aspan-Wartono Rapat Koalisi Perdana dengan Parpol Pendukung di Pilbup Tebo |
![]() |
---|
Pengamat Politik Nilai Nazar Efendi masih Ragu-ragu Maju jadi Bacawabup di Pilbup Tebo 2024 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.