Sabtu, 6 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Tanjab Timur

Pemkab Tanjabtim akan Gelar Operasi Pasar Murah Jelang Ramadhan

Dalam rangka mengendalikan inflasi dan menyambut bulan suci Ramadhan 1445 H/2024 M, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur akan menggelar Operasi P

Tayang:
Penulis: anas al hakim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/Anas
Pemkab Tanjabtim akan Gelar Operasi Pasar Murah Jelang Ramadhan 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Dalam rangka mengendalikan inflasi dan menyambut bulan suci Ramadhan 1445 H/2024 M, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur akan menggelar Operasi Pasar Murah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanjabtimur, Fajar Alamsyah menyatakan, bahwa setiap tahun ketika bulan suci Ramadhan datang akan ada Operasi Pasar Murah. Hal itu dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga sembako.

"Kita sudah koordinasi dengan Asisten I Setda Tanjabtimur dan dinas terkait untuk persiapan menggelar Operasi Pasar Murah," jelasnya, Minggu (3/03/24).

Adapun jenis sembako yang akan dijual murah dari harga biasa, seperti beras, gula, minyak sayur, tepung dan lain-lain. Biasanya Operasi Pasar Murah ini akan dibuka di setiap pasar tradisional yang ada di setiap kecamatan secara bergilir sampai dengan hari raya Idul Fitri 1445 H/2024 M.

"Berbagai macam sembako yang akan dijual nanti. Dalam persiapannya nanti Pemkab Tanjab Timur akan bekerjasama dengan pihak Bulog sebagai penyedia barang," sebutnya.

Dirinya menjelaskan, terkait dengan harga beras yang semakin melonjak, sampai saat ini untuk beras SPHP pihaknya secara intens berkoordinasi dengan Bulog untuk penyalurannya kepada pengecer yang ada di Kabupaten Tanjabtimur.

"Beras SPHP ini harganya dibawah dari harga biasanya Rp 11.500 per/Kg, jadi terjangkau untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah," terangnya.

Saat ini untuk di Kabupaten Tanjabtimur ada sekitar 30 Rumah Pangan Kita (RPK) menjadi pengecer beras SPHP yang tersebar di 11 kecamatan. Terkait dengan penambahan stok beras SPHP pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bulog, namun itu tergantung dari Bulog nya karena untuk stok beras SPHP terbatas.

"Yang jelas kita ada mengajukan penambahan pengecer baru yang mau menjual beras SPHP, tinggal persetujuan dari Bulog nya lagi, dan saat ini kami tetap berupaya mengoptimalkan realisasi beras SPHP ke pengecer," pungkasnya.

Baca juga: KPU Tanjab Timur Sebut Tingkat Partisipasi Pemilih di Pemilu 2024 Meningkat

Baca juga: Daftar Nama Caleg dan Partai Terpilih untuk DPRD Tanjab Barat Periode 2024-2029, Ketua Diisi PDIP

Baca juga: Bayi Kembar Siam Meninggal Dunia, Dirut RSUD Tanjab Barat Enggan Berkomentar

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved