Pilpres 2024

Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran akan Habiskan 6.7 Juta Ton Beras, 1.2 Juta Ton Daging Ayam Setahun

Program makan siang gratis yang dicanangkan Prabowo-Gibran akan menghabiskan 6.7 juta ton beras dan 1.2 juta ton daging ayam per tahunnya.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Kolase Tribun Jambi/Ist
Program makan siang gratis yang dicanangkan Prabowo-Gibran akan menghabiskan 6.7 juta ton beras dan 1.2 juta ton daging ayam per tahunnya. 

TRIBUNJAMBI.COM - Program makan siang gratis yang dicanangkan Prabowo-Gibran akan menghabiskan 6.7 juta ton beras dan 1.2 juta ton daging ayam per tahunnya.

Penjelasan itu disampaikan Wakil Ketua Dewan Pakar pasangan nomor urut 02 di Pilpres 2024, Budiman Sudjatmiko.

Dia menyebutkan bahwa program unggulan dari Prabowo-Gibran tersebut diperkirakan akan menghabiskan anggaran Rp 120 Triliun di tahun pertama atau tahun 2025.

Namun anggaran tersebut diakui Budiman Sudjatmiko, masih jauh dari target pembiayaan awal di angka Rp 450 Triliun per Tahun.

Budiman menyebutkan bahwa anggaran tersebut akan terus meningkat hingga bisa terealisasi secara keseluruhan pada tahun 2029 mendatang.

"Berdasarkan simulasi dan perencanaan yang dilakukan oleh Tim Pakar Prabowo‐Gibran, program ini akan memerlukan pembiayaan skala penuh hingga Rp 450 triliun per tahun. Sehingga diperkirakan secara bertahap program ini memerlukan pembiayaan sebesar 100‐120 triliun pada tahun pertama pemerintahan Prabowo‐Gibran," kata Budiman.

Budiman Sudjatmiko merinci program makan siang gratis akan membutuhkan 6,7 juta ton beras setiap tahunnya.

Sementara untuk daging ayam yang dibutuhkan sekitar 1,2 juta ton setiap tahunnya.

Baca juga: Airlangga Sebut Makan Siang Gratis Rp 15 Ribu per Anak, Berapa Anggaran dan Ton Beras Per Tahun?

Baca juga: Dana Desa Terancam Berkurang, Dipakai Melaksanaan Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran

Baca juga: Respon Mahfud MD dan Timnas Anies Soal Program Makan Siang, Susu Gratis Dibahas di Sidang Kabinet

Selain itu, juga akan dibutuhkan 1 juta ton daging ikan, 500 ribu ton daging sapi.

Sedangkan kebutuhan susu tiap tahunnya diperkirakan sebanyak 4 juta kiloliter (kL) susu sapi.

Budiman Sudjatmiko menyebut, program makan siang gratis juga mengacu kepada komposisi 4 sehat 5 sempurna.

"Maka program ini dalam skala penuhnya akan memerlukan hingga 6,7 juta ton beras per tahun, 1,2 juta ton daging ayam per tahun, 500 ribu ton daging sapi per tahun, 1 juta ton daging ikan per tahun, berbagai kebutuhan sayur mayur dan buah-buahan, hingga kebutuhan 4 juta kL susu sapi segar per tahun," ujar Budiman Sudjatmiko.

Budiman menjelaskan, desa akan diandalkan sebagai basis produksi komoditi dan bahan pangan yang dibutuhkan untuk menyediakan makan siang dan minum susu gratis.

Menurutnya, diperkirakan sekitar 10 ribu desa dari total 74.961 desa bisa dilibatkan memproduksi padi untuk memenuhi kebutuhan program ini.

Namun begitu, Budiman tidak merinci berapa anak-anak yang menjadi penerima manfaat makan siang dam susu gratis pada tahun pertama.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved