AC Monza

Ini Rahasia Racikan Taktik Palladino Membuat AC Monza Mencabik-cabik AC Milan 4-2

Raffaele Palladino menjelaskan rahasia taktis yang mencabik-cabik AC Milan dalam kemenangan 4-2 dan mendedikasikannya kepada pemilik AC Monza

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
Instagram/ @acmonza
Raffaele Palladino, pelatih AC Monza 

Ketika Luka Jovic dikeluarkan dari lapangan karena menampar Armando Izzo dalam insiden off the ball, hal itu malah memicu reaksi marah AC Milan, yang kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui Olivier Giroud dan Christian Pulisic.

Di menit-menit akhir, AC Monza akhirnya mematahkan servis 10 orang melalui serangan balik melalui Warren Bondo dan Lorenzo Colombo untuk hasil 4-2.

CEO Milan Adriano Galliani, yang berada di Milan selama lebih dari 30 tahun bersama Berlusconi, mengatakan bahwa Monza tidak tampil baik karena mereka memberikan kejutan musim lalu dalam debut Serie A mereka, sedangkan sekarang lawan sedang mempelajari dan mempersiapkan tindakan balasan.

“Galliani sangat bahagia dan emosional, kami melakukan selebrasi besar di ruang ganti dan basah kuyup.

“Saya pikir sikap terhadap kami telah berubah, terutama mereka yang berada di level kami, karena mereka bertahan lebih dalam dan menunggu untuk melancarkan serangan balik."

"Oleh karena itu, kami harus sedikit mengubah keadaan, karena terdapat lebih sedikit ruang bagi kami untuk melakukan umpan vertikal ke arah trequartista."

“Ini merupakan pengalaman pertumbuhan bagi saya dan staf saya juga, kami harus menemukan pendekatan yang berbeda, dan tentu saja kami akan selalu senang melihat sepak bola yang indah, namun hal itu tidak mungkin terjadi setiap saat."

“Memang benar bahwa orang-orang di sekitar kami menjadi sedikit lebih pesimistis akhir-akhir ini, namun jangan lupa kami dipromosikan dari Serie B untuk pertama kalinya satu setengah tahun yang lalu, dan pada saat itu kami telah mengalahkan Inter, Juventus, Napoli dan Milan."

"Tidak semua orang bisa mengatakan hal itu dan alangkah baiknya jika para pemain ini diberi pujian atas pencapaian bersejarah dan luar biasa mereka.”

Kiper Michele Di Gregorio harus keluar lapangan karena cedera kepala karena terlihat linglung usai bertabrakan keras dengan rekan setimnya Andrea Carboni.

“Michele mengalami luka besar di dahinya, tapi dia memeluk saya di akhir pertandingan dan sangat bahagia. Sorrentino juga melakukannya dengan sangat baik.”

 

Baca artikel bola tribunjambi.com lainnya, kini bisa melalui Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved