Minggu, 12 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kunci dan Jawaban

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5, Mengenal Tari Pendeta dari Bali

Yuk baca artikel tentang Mengenal Tari Pendet dari Bali lengkap kunci jawaban SD materi tema 6  kelas 5  halaman 128.

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Direktorat Sekolah Dasar
Aktivitas Belajar Mengajar 

TRIBUNJAMBI.COM - Yuk baca artikel tentang Mengenal Tari Pendet dari Bali.

Berikut soal dan kunci jawaban SD materi tema 6  kelas 5   halaman 128.

Pahami dengan seksama artikel  tersebut sebelum menjawab pertanyaan.

Mengenal Tari Pendet dari Bali
.
Tari Pendet merupakan salah satu tari tradisonal Bali yang sangat
populer. Lahirnya tari Pendet berawal dari ritual sakral Odalan di Pura
yang disebut dengan mamendet atau mendet. Mendet dimulai setelah
pendeta Hindu mengumandangkan mantra dan setelah pementasan
Topeng Sidakarya. Tari ini dipentaskan secara berpasangan atau secara
masal dengan membawa perlengkapan, berupa bokor, sesajen, dan
bunga.
Pendet disepakati lahir pada tahun 1950. Tari Pendet ini masih tetap
mengandung kesan sakral dan religius meskipun dipentaskan di sebuah
acara yang tidak berhubungan dengan kegiatan keagamaan. Pada
tahun 1961, I Wayan Beratha memodifikasi tari Pendet hingga menjadi
tari Pendet yang sering kita saksikan sekarang. Beliau juga menambah
penari Pendet menjadi lima orang. Setahun kemudian, I Wayan Beratha
dan kawan-kawan menyajikan tarian Pendet massal yang ditarikan oleh
800 orang penari untuk ditampilkan di Jakarta dalam acara pembukaan
Asian Games. Kemudian pada tahun 1967, koreografer tari Pendet
Modern, I Wayan Rindi, mengajarkan dan meneruskan tarian Pendet
kepada generasi muda. Selain Pendet, beliau juga mengajarkan dan
melestarikan tari Bali lainnya kepada keluarganya maupun lingkungan di
luar keluarganya.
Tari Pendet menceritakan tentang dewi-dewi kahyangan yang turun
ke bumi. Biasanya tari Pendet ini dibawakan secara berkelompok atau
berpasangan oleh remaja putri. Para penari Pendet berbusana layaknya
penari upacara keagamaan. Setiap penari akan membawa sesaji berupa
bokor yang di dalamnya terdapat bunga warna-warni.

Pada akhir tarian, bunga ini akan ditaburkan ke tamu undangan sebagai sebuah simbol
penyambutan.
Tari Pendet menggunakan pola lantai yang sangat sederhana dibandingkan pola lantai tarian bali lainnya. Tari Pendet hanya menggunakan
pola lantai berbentuk huruf V, pola lantai lurus, dan pola menghadap ke
samping kanan dan kiri. Seperti halnya tarian tradisional kebanyakan,
pola lantai pada tari Pendet tidak memiliki makna khusus. Tidak seperti
tari Bedhaya dari Yogyakarta yang memiliki makna di setiap pola lantai
tariannya.
Apa saja hal penting yang kamu temui pada setiap paragraf di dalam bacaan?
Gunakan tabel berikut untuk menuliskannya. Gunakanlah kalimat lengkap dan
kata-kata baku dengan tepat.
Paragraf Hal-Hal Penting dari Bacaan
Pertama
Kedua
Ketiga
Keempat
Bacalah kembali bacaan di atas dengan saksama. Berilah garis bawah pada
kalimat-kalimat yang mengandung pokok pikiran pada setiap paragrafnya.
Buatlah sebuah diagram untuk menjelaskan pemahamanmu terhadap isi
bacaan di atas. Tentukanlah pokok pikiran dari setiap paragraf dalam bacaan
dan tuliskanlah di dalam setiap kotak yang tersedia. Satu kotak tentu mewakili
satu paragraf. Berilah keterangan penghubung yang menghubungkan pokok
pikiran bacaan dengan pokok pikiran di setiap paragrafnya pada titik-titik yang
tersedia. Lakukanlah bersama dengan teman sebangkumu! Gunakan diagram
di bawah ini untuk mengerjakannya.

Jawaban

Pertanyaan dan Jawaban tentang Tari Pendet
1. Tari Pendet merupakan tari tradisional Bali yang sangat populer. Benarkah?

Tari Pendet merupakan salah satu tari tradisional Bali yang paling populer dan terkenal di seluruh dunia. Tari ini sering ditampilkan dalam berbagai acara, seperti penyambutan tamu, pembukaan festival budaya, dan pertunjukan seni.

2. Pada tahun 1961 I Wayan Beratha memodifikasi Tari Pendet hingga seperti yang sering disaksikan sekarang. Benarkah?

 Pada tahun 1961, I Wayan Beratha, seorang seniman tari Bali yang terkenal, melakukan modifikasi pada Tari Pendet. Modifikasi ini meliputi penyederhanaan gerakan, penambahan beberapa gerakan baru, dan penyusunan musik pengiring yang lebih dinamis. Hasilnya, Tari Pendet menjadi lebih mudah dipelajari dan lebih menarik untuk ditonton.

3. Tari Pendet ditarikan oleh remaja putri secara berkelompok atau berpasangan. Benarkah?

Tari Pendet biasanya ditarikan oleh remaja putri secara berkelompok, dengan jumlah penari minimal 5 orang. Namun, tari ini juga dapat ditarikan secara berpasangan.

4. Pertanyaan keempat sama dengan pertanyaan ketiga.

Pertanyaan keempat merupakan pengulangan dari pertanyaan ketiga, sehingga tidak perlu dijawab lagi.

Kesimpulan:

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved