Pilpres 2024

Pada Debat Capres 2024 Prabowo Subianto Siapkan Dana dan Perluas Peluang Kerja untuk Disabilitas

Pasangan Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto menjawab pertanyaan mengenai pemberian Konsesi dan data untuk penyandang Disabilitas.

|
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
Ist
Pada Debat Capres 2024 Prabowo Subianto Siapkan Dana dan Perluas Peluang Kerja untuk Disabilitas 

TRIBUNJAMBI.COM - Pasangan Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto menjawab pertanyaan mengenai pemberian Konsesi dan data untuk penyandang Disabilitas.

Menurut Prabowo masalah ini sangat penting dan masih belum berjalan maksimal oleh pemerintah.

"Saya sendiri sudah sejak awal berjuang dibidang politik, kami mensponsori Undang-undang disabilitas, kami mendorong agar lolos di DPR. Kita harus memberi pendidikan khusus membantu mereka,"

"Saya dulu mengirim tim olahrga disabilitas dan banyak lain, intinya adalah kita harus berpihak kepada mereka berkomitmen merekrut di dalam pekerjaan bisa mereka lakukan di pemerintahan, di komunitas pertahanan, ada bidang-bidang dapat melaksanakan," jelasnya.

"Ajak pihak luar untuk kerja sama cari teknologi untuk kaum disabilitas, antara lain penglihatannya berkurang. Ini ada teknologi yang baru agar bisa hidup mandiri dan bekerja hampir mendekati orang normal. masalah ini memang perlu keberpihakan dari pemerintah," kata Prabowo.

Baca juga: Debat Capres Terakhir Bahas Soal Budaya, Akademisi UNH Jambi Singgung Festival Lubuk Larangan

Baca juga: Debat Capres Terakhir, Akademisi UIN STS Jambi Tanggapi Rencana Prabowo Buat 300 Fakultas Kedokteran

Baca juga: Visi Misi Anies Baswedan di Debat ke 5 Capres, Warga Tumbuh Cerdas dengan Biaya Terjangkau

Menanggapi jawaban Prabowo, Ganjar Pranowo mengaku jika negara harus hadir dan harus menyiapkan data dengan baik.

Jika kita sudah ada datanya, kita turun dan cari tahu apak kebutuhan mereka. Nantinya akan jadi kebijakan publik," kata Ganjar.

Kemudian Anies Baswedan juga menyebut data disabilitas di tiap daerah sangat diperlukan.

"Kami berencana bekerja dengan dinas ditiap wilayah, PKK dan tahu wilayahnya, jadi mereka mencatat, jadi di tiap Kabupaten dan Provinsi tahu datanya,"

Kemudian perlunya anggaran untuk para disabilitas.

"Sekolahnya harus dimodifikasi, intinya siapkan datanya siapkan anggarannya," kata Anies.

Menanggapi hal itu, Prabowo pun setuju dengan masukan Ganjar dan Anies.

"Kedua masukan ini sangat relevan, sekali lagi memang pemerintah harus lebih pro aktif, sekolah khusus untuk mereka. Mencoba teknologi khusus untuk membantu mereka," kata Prabowo.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved