Debat Calon Presiden

Akademisi UIN STS Jambi: Bansos yang Diberikan pada Masyarakat Harus Produktif

Akademisi UIN STS Jambi, Burhanuddin menyoroti persoalan bansos dalam sesi tanya jawab debat terakhir calon presiden.

|
Penulis: Danang Noprianto | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi.com/Danang Noprianto
Akademisi UIN STS Jambi, Burhanuddin menyoroti persoalan bansos dalam sesi tanya jawab debat terakhir calon presiden. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Akademisi UIN STS Jambi, Burhanuddin menyoroti persoalan bansos dalam sesi tanya jawab debat terakhir calon presiden.

Menurutnya persoalan bansos ini harus dilihat dari produktif atau tidaknya bansos yang diberikan kepada masyarakat.

"Bantuan yang diberikan langsung kepada masyarakat harusnya ada nilai produktif, jangan habis di konsumsi," ucapnya.

Ia mengatakan bahwa seharusnya bansos harus lebih ditingkatkan ke arah UKM, agar menciptakan kemandirian.

"Jangan kita selalu dalam hal meninabobokan masyarakat, selalu ingin memberukan (bansos) tetapi tidak ada feedbak berinovasi secara mandiri, Kalau bisa ada kebijakan kearah mandiri," jelasnya.

Selain persoalan bansos, ia juga menyoroti peran perempuan dalam bidang politik.

Menurutnya saat ini keterwakilan perempuan saat ini masih kurang terutama di parlemen.

"Saya rasa itu perlu difikirkan, untuk partai politik perlu ada kebutuhan khusus yang diberikan kepada perempuan, karena tidak sama perempuan dan laki laki," ucapnya.

Baca juga: Debat Capres Terakhir Bahas Perempuan, Wenny Ungkap Banyak Kasus yang Dihadapi Perempuan di Jambi

Baca juga: Debat Capres Terakhir Bahas Isu Pendidikan, Akademisi Jambi Singgung Bisnis di Dunia Pendidikan

Baca juga: Gagasan Anies, Prabowo dan Ganjar Terkait Kedaulatan Teknologi Informasi di Debat Capres Terakhir

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved