Budidaya Kerang Dara jadi Peluang Usaha Menjanjikan di Tanjab Timur
Pembudidayaan kerang dara cukup sederhana. Apalagi, hewan berkulit keras tersebut tidak memerlukan pakan setiap hari.
Penulis: anas al hakim | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Pembudidayaan kerang dara cukup sederhana. Apalagi, hewan berkulit keras tersebut tidak memerlukan pakan setiap hari. Sedangkan untuk masa panen kerang dara biasanya pada usia 6 hingga 8 bulan.
Kerang dara mulai berkembang biak saat berukuran mencapai 2 centimeter (cm) atau umur kurang dari setahun. Pada masa itulah bibit-bibit muda ini mulai tumbuh.
Dikatakan Kepala Dinas Perikanan Tanjab Timur Hendry, dia menjelaskan bahwa, usia kerang dara yang sudah ditebar hingga masuk proses panen, itu berkisar 6 hingga 8 bulan.
"Jika benih nya kita tebar sekitar 10 kg, maka bisa menghasilkan kerang hingga 100 kg. Artinya akan ada peningkatan yang luar biasa, asal sama-sama bisa kita rawat dan kita jaga dengan baik terutama pada lokasinya," jelasnya, Minggu (27/01/24).
"Ini sebenarnya peluang usaha yang cukup menjadikan, karena peminatnya cukup banyak, sampai lah kita ekspor ke kuar Negeri selain itu juga dengan modal yang tidak terlalu besar," sambungnya.
Dirinya menjelaskan, bahwa kerang darah memiliki nilai jual ekonomi yang tinggi di pasaran. Tentunya ini menjadi peluang besar bagi Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur khusunya Dinas Perikanan untuk membudidayakan kerang darah tersebut.
Karena pontensi untuk pengembangan di Kabupaten Tanjab Timur sangat terbuka lebar, mengingat panjang garis pantai tanjab Timur mencapai 238 kilometer dan 80 persen garis pantai di Provinsi Jambi ada di Kabupaten Tanjab Timur.
"Insyaallah, dalam waktu dekat ini kita akan melihat secara langsung ke lokasi untuk Pembudidayaan kerang dara yaitu di Kecamatan Mendahara dan Muarasabak Timur," pungkasnya.
Baca juga: Memasuki Dasarin Ke 4, BPBD Tanjab Timur Imbau Masyarakat Waspada Angin Puting Beliung
Baca juga: BPS Rokan Hilir Akan Meninjau Lokasi Pembudidayaan Kerang Darah di Tanjab Timur
Baca juga: Kelompok Pembudidayaan Ikan di Tanjab Timur Merugi Hingga Puluhan Juta Akibat Banjir Rob
Nagita Slavina Dikabarkan Adopsi Anak Kembar Mpok Alpa, Raffi Ahmad Singgung Soal Rayyanza |
![]() |
---|
Tangis Nikita Mirzan Pecah saat Dengar Jawaban dari Ahli UU ITE, Ternyata Gegara Hal ini |
![]() |
---|
Akhirnya Lita Gading Datangi Polda Butut Laporan Ahmad Dhani, Sentil Pentingnya Kesehatan Mental |
![]() |
---|
Wujud Belasungkawa, Polda Jambi Gelar Salat Gaib untuk Driver Ojol |
![]() |
---|
Dosen UBR dan UNJA Lakukan Penelitian di Suku Anak Dalam Desa Nyogan, Muaro Jambi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.