AC Milan

Wasit Udinese vs AC MIlan: Saya Bersikap seperti Abangnya Maignan

Wasit Fabio Maresca menjelaskan bagaimana dia ‘berpegang teguh pada protokol’ atas pelecehan rasis dari penggemar Udinese saat melawan AC Milan

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
Instagram/ @mmseize
Kiper AC Milan, Mike Maignan 

 

TRIBUNJAMBI.COM - Wasit Fabio Maresca menjelaskan bagaimana dia ‘berpegang teguh pada protokol’ atas pelecehan rasis dari penggemar Udinese, tetapi juga mencoba menjadi ‘kakak’ bagi kiper AC Milan, Mike Maignan.

Maignan telah memperingatkan Maresca dan ofisial keempat tentang penghinaan rasis di Stadion Bluenergy dan sebuah pernyataan dia sampaikan di arena.

Kedua kalinya, Maresca menghentikan permainan selama lima menit sementara peringatan diberikan bahwa jika terjadi insiden lebih lanjut maka permainan akan ditinggalkan.

Dapat dimengerti bahwa Maignan sangat marah dan berjalan menyusuri terowongan, melepas sarung tangannya dengan tujuan untuk tidak melanjutkan, namun yakin untuk memberikannya satu kesempatan lagi.

Untungnya, suporter Udinese bersikap baik setelah itu dan Milan mampu melengkapi kemenangan 3-2.

“Saya bersikap seperti kakak laki-laki (abang) dan merasakan kesedihan yang tulus untuk Maignan, yang jelas-jelas terluka secara emosional karena semua ini,” kata Maresca kepada kantor berita Ansa.

“Saya merasa tidak enak mendengar nyanyian tidak sopan itu.”

Sementara beberapa orang percaya bahwa Maignan telah meninggalkan lapangan, Maresca-lah yang menghentikan permainan.

“Peraturannya jelas, pedoman dari AIA (Asosiasi Wasit Italia) dan penunjuk Gianluca Rocchi tidak memberikan ruang untuk bermanuver.

"Saya tetap berpegang pada protokol, sesuai dengan tugas saya.”

Maresca mendapat pujian atas cara dia menangani situasi tersebut, mencoba meyakinkan Maignan bahwa kekhawatirannya didengar dan ditindaklanjuti.

“Pemain itu jelas-jelas kesal secara emosional, jadi saya meletakkan tangan di bahunya. Dia menemui wasit keempat untuk menceritakan situasinya.

“Ofisial keempat memberi tahu saya dan saya mencoba meyakinkan Maignan, baik secara manusiawi maupun sebagai wasit.

"Saya katakan padanya apa pun yang terjadi, bicaralah dengan saya, sekarang saya akan membacakan pernyataan itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved