Berita Bungo
Belajar Otodidak dari Youtube, Pengakuan Dua Pengedar Uang Palsu di Bungo yang Diringkus Polisi
Dua pelaku pengedar uang palsu, yaitu AS (23) dan RW (34), ditangkap Kepolisian Polres Bungo.
Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Deni Satria Budi
TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Dua pelaku pengedar uang palsu, yaitu AS (23) dan RW (34), ditangkap Kepolisian Polres Bungo.
Kedua pelaku beraksi di sejumlah konter di wilayah Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo.
AS merupakan warga Sungai Ibul, Kelurahan Sungai Puar, Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjab Barat.
Sedangkan RW warga Jalan Matana 1, Kuamang Kuning IV, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo.
Ide untuk mencetak uang palsu tersebut dari AS, yang kemudian disampaikan ke RW.
Untuk melancarkan aksinya, AS kemudian mengambil satu unit printer sekolah di Desa Daya Murni, Kecamatan Pelepat Ilir, tempat ibunya bekerja sebagai petugas kebersihan.
Aksi itu dilakukan tanpa sepengetahuan ibunya pada 3 Januari 2024 lalu.
Kemudian AS mencetak rupiah palsu dengan cara uang asli discan dan diprint menggunakan kertas HVS secara timbal balik.
"Dan, pelaku RW yang melakukan pemotongan hasil scan tersebut menggunakan gunting sehingga diperoleh lembaran kertas mirip rupiah asli dengan pecahan 100.000 sebanyak 20 lembar," kata Kapolres Bungo, AKBP Singgih Hermawan, Kamis (18/1/2024).
Kapolres mengatakan, pelaku melancarkan aksinya dengan modus melakukan top up saldo aplikasi Dana menggunakan uang palsu ke konter isi pulsa.
"Kami berhasil mengamankan dua orang pelaku pengedar uang palsu, berinisial AS (23) dan RW (34). Adapun TKP nya di Kota Bungo dan satu lagi di Kuamang Kuning, Kecamatan Pelepat Ilir," sebut Singgih, Jumat (19/1/2024).
Singgih menuturkan uang palsu yang berhasil dicetak pelaku ini kemudian diedarkan ke konter atau agen BRIlink di SPC Kuamang Kuning. Pelaku AS meminta kepada pemilik konter mentrasfer ke akun Aplikasi DANA.
"Setelah berhasil, uang itu ditarik dan pelaku AS membagikan uang tersebut ke pelaku RW sebesar Rp500 ribu," kata Singgih.
Keesokan harinya, AS dan RW kembali mencetak uang rupiah palsu dengan cara mengambil kembali printer di sekolah. Dari aksinya ini, pelaku memperoleh 69 lembar uang palsu.
Setelah berhasil mencetak uang palsu, besoknya pelaku AS dan RW mengedarkan uang palsu itu ke agen BRIlink berbeda di Pasar Muara Bungo dengan modus yang sama untuk top up di aplikasi DANA sebesar Rp2 juta.
| Sekolah Digital Warga: Perjuangan Perempuan dan Orang Muda Lindungi Hutan Bujang Raba |
|
|---|
| Belasan Kios dan Ratusan Lapak Pasar Bungur Bungo Terbakar Dini Hari Tadi |
|
|---|
| Diduga Hendak Merampok, Pria Bersenpi Rakitan Ditangkap di Bungo Jambi |
|
|---|
| Buronan Kasus Pencurian di Bungo Ditangkap Dini Hari Tadi |
|
|---|
| Diduga Cemburu, Pria Asal Merangin Bakar Rumah dan Mobil Kekasih Gelapnya di Bungo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Polres-bungo-uang-palsu.jpg)