Selasa, 21 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kunci dan Jawaban

Kunci Jawaban PKN Kelas 9 Halaman 114, Peristiwa Konflik

Kunci jawaban kelas 9 mata pelajaran PPKN Kurikulum Merdeka halaman 114 yang akan membahas peristiwa konflik.

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Tribun Bali/Rizal Fanany
kegiatan belajar mengajar 2 

TRIBUNJAMBI.COM - Kunci jawaban kelas 9 mata pelajaran PKN Kurikulum Merdeka halaman 114.

Kerjakan soal berikut berdasarkan pengetahuan materi sebelumnya.

Soal

Carilah lima peristiwa konflik yang pernah terjadi di Indonesia serta identiikasi akibat yang ditimbulkan dari peristiwa tersebut.

JAWABAN

Lima Peristiwa Konflik di Indonesia

Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya dan keberagaman. Namun, hal ini juga menjadi salah satu faktor yang dapat memicu terjadinya konflik. Berikut adalah lima peristiwa konflik yang pernah terjadi di Indonesia beserta akibat yang ditimbulkan:

1. Pemberontakan DI/TII

Pemberontakan DI/TII (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia) merupakan salah satu konflik politik yang paling besar yang pernah terjadi di Indonesia. Pemberontakan ini dipimpin oleh Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo yang bertujuan untuk mendirikan negara Islam di Indonesia. Pemberontakan ini berlangsung dari tahun 1949 hingga 1962 dan menyebabkan banyak korban jiwa, baik dari kalangan militer maupun warga sipil.

Akibat yang ditimbulkan dari pemberontakan DI/TII:

Kerugian materi dan korban jiwa yang besar.
Terganggunya stabilitas keamanan dan politik di Indonesia.
Munculnya ketegangan dan permusuhan antara kelompok Islam dan non-Islam.
2. Konflik Sampit

Konflik Sampit merupakan konflik sosial yang terjadi di Kalimantan Tengah pada tahun 2001. Konflik ini melibatkan dua suku, yaitu suku Dayak dan suku Madura. Konflik ini dipicu oleh berbagai faktor, seperti perbedaan suku, agama, dan ekonomi. Konflik ini berlangsung selama beberapa bulan dan menyebabkan banyak korban jiwa, baik dari kalangan suku Dayak maupun suku Madura.

Akibat yang ditimbulkan dari konflik Sampit:

Kerugian materi dan korban jiwa yang besar.
Terganggunya stabilitas keamanan dan sosial di Kalimantan Tengah.
Munculnya ketakutan dan ketidakpercayaan antara suku Dayak dan suku Madura.
3. Kerusuhan Mei 1998

Kerusuhan Mei 1998 merupakan konflik sosial yang terjadi di Indonesia pada bulan Mei 1998. Konflik ini dipicu oleh berbagai faktor, seperti krisis ekonomi, ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintahan Soeharto, dan kerusuhan yang terjadi di beberapa negara Asia lainnya. Kerusuhan ini berlangsung selama beberapa hari dan menyebabkan banyak korban jiwa, baik dari kalangan mahasiswa, warga sipil, maupun aparat keamanan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved