Daftar Harga Rokok 2024, Tarif Cukai Rokok dan Rokok Elektrik Naik
Daftar harga rokok 2024 setelah kenaikan tarif cukai rokok. Pertama yang kenaikan tarif cukainya paling besar, jenis rokok sigaret kretek mesin, untuk
Harga rokok 2024 naik pasca naiknya tarif cukai rokok, besaran kenaikannya 10-15 persen
TRIBUNJAMBI.COM - Daftar harga rokok 2024 setelah kenaikan tarif cukai rokok.
Kenaikan cukai dibuat berbeda-beda tergantung jenis rokok.
Pertama yang kenaikan tarif cukainya paling besar, jenis rokok sigaret kretek mesin, untuk golongan 1 naik 11,8 persen sementara golongan 2 naik 11,5 persen.
Jenis sigaret putih mesin golongan 1 naik 11,9 persen, golongan 2 naik 11,8 persen.
Sementara sigaret kretek tangan filter atau sigaret putih tangan filter naiknya 11,8 persen.
Hal itu telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 191/ 2022.
Baca juga: Dituntut 12 Tahun Penjara, Sidang Putusan Yunsak El Halcon Digelar Kamis Mendatang
Baca juga: Anies Baswedan Singgung Kenaikan Gaji TNI Polri, Jokowi: Ada Pertimbangan dan Kalkulasi
Dalam beleid ini, pemerintah juga mengatur kenaikan tarif cukai hasil pengolahan tembakau lainnya yang di dalamnya termasuk rokok elektrik sebesar 15 persen pada tahun 2024 ini.
Berikut beberpa harga rokok terbaru yang berlaku mulai 1 Januari 2024:
1. Sigaret Kretek Mesin (SKM)
- Golongan I harga jual eceran paling rendah Rp 2.260 per batang, naik dari Rp 2.055 pada 2023
- Golongan II harga jual eceran paling rendah Rp 1.380 per batang, naik dari Rp 1.255 pada 2023.
2. Sigaret Putih Mesin (SPM)
- Golongan I harga jual eceran paling rendah Rp 2.380 per batang
- Golongan II harga jual eceran paling rendah Rp 1.465 per batang.
3. Sigaret Kretek Tangan (SKT) atau SPT
- Golongan I harga jual eceran paling rendah Rp 1.375-Rp 1.980 per batang
- Golongan II harga jual eceran Rp 865 per batang
- Golongan III harga jual eceran Rp 725 per batang.
Baca juga: Sudah 17 Partai Politik Sampaikan Laporan Awal Dana Kampanye ke KPU Tanjung Jabung Timur
Baca juga: TKD Prabowo-Gibran Klaim Cuma Makan Siang di Rumdis Bupati Tanjab Barat, Tidak Ada Agenda Khusus
Menanggapi kenaikan tarif cukai rokok ini, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) Benny Wachyudi menilai, kenaikan cukai rokok akan berdampak pada penurunan penjualan di tahuk ini.
Apalagi, masyarakat yang masih terhimpit kesulitan ekonomi akan mengurangi pembelian rokok, apalagi harga barang kebutuhan pokok juga naik akhir-akhir ini.
"Dampaknya cukup berat, karena daya beli masyarakat lagi melemah. Penjualan akan turun lagi, otomatis juga mengganggu produksi," kata Benny dikutip dari KONTAN, Minggu (7/1).
Benny memperkirakan penjualan rokok akan menurun antara 3 % sampai 5 % .
Dengan demikian, untuk mengantisipasinya, produsen rokok melakukan segala strategi untuk dapat mempertahankan bisnisnya dari tantangan kenaikan CHT.
Salah satu upaya yang dilakukan pihak produsen adalah memaksimalkan penjualan ke pasar ekspor.
"Antisipasinya kita mencoba mempertahankan pasar ekspor, walaupun tidak mudah juga," ungkapnya.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Deddy Corbuzier Komentari Penangkapan Saipul Jamil, Singgung Anggota SWAT di Film India
Baca juga: Anies Baswedan Singgung Kenaikan Gaji TNI Polri, Jokowi: Ada Pertimbangan dan Kalkulasi
Baca juga: Sudah 17 Partai Politik Sampaikan Laporan Awal Dana Kampanye ke KPU Tanjung Jabung Timur
Baca juga: Dituntut 12 Tahun Penjara, Sidang Putusan Yunsak El Halcon Digelar Kamis Mendatang
Kemenangan Inter Milan atas Hellas Verona Bisa Dianulir, Wasit VAR Didepak ke Serie B |
![]() |
---|
Deddy Corbuzier Komentari Penangkapan Saipul Jamil, Singgung Anggota SWAT di Film India |
![]() |
---|
Anies Baswedan Singgung Kenaikan Gaji TNI Polri, Jokowi: Ada Pertimbangan dan Kalkulasi |
![]() |
---|
Dituntut 12 Tahun Penjara, Sidang Putusan Yunsak El Halcon Digelar Kamis Mendatang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.