Senin, 13 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Gempa Hari Ini

Sumedang Diguncang Gempa Bermagnitudo 4.8, BMKG Ungkap Penyebab Terjadinya Kerusakan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan penyebab kerusakan yang diakibatkan gempa hari ini yang bermagnitudo 4.8 di Sumedang.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
Bentangan Sesar Gempa Sumedang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan penyebab kerusakan yang diakibatkan gempa hari ini yang bermagnitudo 4.8 di Sumedang. 

Kedalaman atau hiposenternya sangat dangkal, hanya 5 kilometer, turut memengaruhi kerusakan yang diakibatkan gempa bumi.

TRIBUNJAMBI.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan penyebab kerusakan yang diakibatkan gempa hari ini yang bermagnitudo 4.8 di Sumedang.

Penjelasan itu disampaikan Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono.

Dia menjelaskan alasan terjadinya kerusakan akibat gempa magnitudo 4.8 yang mengguncang Sumedang, Minggu (31/12/2023) malam.

Menurutnya, kerusakan itu terjadi akibat beberapa faktor, bukan hanya mengenai besaran magnitudo gempa bumi.

Kedalaman gempa atau hiposenternya sangat dangkal, hanya 5 kilometer, turut memengaruhi.

"Gempa ini sangat dangkal, ini menjadikan percepatan getaran tanah di permukaan tanah masih sangat kuat, hingga memicu guncangan sangat kuat," ungkap Daryono kepada Tribunjabar.id, Senin (1/1/2024).

Selanjutnya, kondisi bangunan yang banyak tidak masuk dalam standar kegempaan juga memicu kerusakan.

"Faktor kualitas bangunan rumah yang rendah, jauh di bawah standar aman gempa bumi (bukan rumah tahan gempa)," tuturnya.

Baca juga: Penjelasan BMKG Soal Gempa Guncang Papua: Dipicu Sesar Anjak Membrano

Baca juga: Puluhan Warga Bawa Buket Bunga Jenguk Relawan Ganjar Korban Penganiayaan Oknum TNI di RSUD Boyolali

Baca juga: Debit Air Sungai Batanghari Meningkat, Muaro Jambi Siaga 3

Selanjutnya kondisi tanah di wilayah Sumedang, kata Daryono, sangat lunak.

"Kondisi tanah lunak di Sumedang yang dapat beresonansi sehingga terjadi amplifikasi (penguatan) guncangan gempa," ucapnya.

Setelah terjadi gempa dengan magnitudo 4,8 tadi malam, hanya terjadi dua kali gempa susulan dengan megnitudo kecil hingga Senin siang.

Gempa magnitudo 2,9 terjadi pukul 23:23:41 WIB pada kedalaman 7 kilometer dan gempa kelima dengan magnitudo 2,4 terjadi pukul 03:47:17 WIB pada kedalaman 5 kilometer.

Daryono menjelaskan, episenter gempa Sumedang ini terletak di Kota Sumedang. Sesuai dengan lokasi-lokasi kerusakan yang terjadi, sehingga gempa ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif yang jalurnya terdapat di wilayah tersebut.

Lokasi tiga episenter gempa Sumedang ini terletak di luar jalur sesar Cileunyi-Tanjungsari.

Baca juga: Gempa Terkini Minggu 31 Desember 2023 Guncang Papua, Bermagnitudo 6.5 di Kedalaman 10 Km

"Ini tetapi memang relatif berdekatan dengan ujung timur laut jalur sesar Cileunyi-Tanjungsari, sehingga gempa Sumedang ini diduga berasosiasi dengan terusan dari sesar Cileunyi-Tanjungsari," ucapnya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved