Pilpres 2024

Fahri Hamzah Klaim Prabowo-Gibran Berpotensi Menang Pilpres 2024, Ungkap Kelemahan Lawan

Fahri Hamzah membongkar kelemahan yang ada di kubu pasangan nomor usur 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan pasangan nomor 3 Ganjar-Mahfud

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Tribunnews/Irwan Rismawan
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah membongkar kelemahan yang ada di kubu pasangan nomor usur 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan pasangan nomor 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD. 

TRIBUNJAMBI.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah membongkar kelemahan yang ada di kubu pasangan nomor usur 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan pasangan nomor 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Menurut Fahri, baik kubu Anies-Muhaimin dan juga Ganjar-Mahfud sama-sama dalam kondisi terjebak dalam satu sistem.

Menurutnya bahwa sistem itu tidak mungkin membuat mereka merubah keadaan.

Fahri Hamzah menyampaikan itu dalam dalam bincang-bincang bersama awak media di The Taliwang Heritage and Resto di kawasan Cibubur, Depok, Jawa Barat, Kamis (28/12/2023) malam.

"Mereka tidak sadar kalau sekarang dijebak, karena sejak awal mereka sendiri terlibat menciptakan sistem treshold yang menyebabkan kita kesulitan mencari argumen dari koalisi antara parpol-parpol yang ada," ucap Fahri Hamzah.

Pasalnya, Wakil Ketua DPR RI Periode 2014-2019 itu menyebut, kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud memiliki andil dalam terciptanya ambang batas pencalonan presiden atau president threshold/PT 20 persen tersebut.

Dia mangaku, kalau dirinya yang sedari awal mendorong penghapusan PT 20 persen, karena sudah menduga pihak lain tidak ada yang berani bersuara, jika bersinggungan dengan pemimpin saat ini.

Baca juga: Anies Baswedan Ogah Tanggapi Kritikan Fahri Hamzah: Suruh Jawab Sendiri, Nggak Level untuk Dijawab

Baca juga: Jadwal Kampanye Ganjar Hari Ini di Jawa Tengah, Mahfud MD Menuju Jawa Timur

Baca juga: Jadwal Kampanye Prabowo Hari Ini Belum Diketahui, Gibran Menuju NTT

"Saya waktu itu sudah berargumen di Mahkamah Konstitusi (MK), saat menjadi saksi dan pengusul penghapusan treshold 20 persen itu," ucapnya.

"Saya sudah menduga juga calon-calon yang akan muncul itu tidak akan beralasan, kecuali apabila calon itu dikaitkan dengan pemerintahan yang sedang memimpin sekarang ini," lanjutnya.

Karena itulah, Fahri yang relevan apabila treshold-nya 20 persen itu, adalah bersama Presiden Jokowi, atau yang melawannya.

Sedangkan, pasangan nomor urut 1 dan 3 itu kesulitan menempatkan dirinya, karena mereka juga masih ada dalam kabinet.

"Itulah sebabnya acara real survei membuktikan bahwa pasangan nomor urut 2, Prabowo-Gibran terus mengalami peningkatan, karena satu-satunya yang posisinya jelas di mata rakyat," tegas Wakil Komandan Bravo Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran tersebut.

Sehingga lanjut Fahri, Prabowo-Gibran dianggap satu-satunya pasangan yang memiliki argumen yang kuat sekarang ingin meneruskan pemerintahan Jokowi.

Oleh karena itu, perkiraan Fahri, pasangan nomor urut 2 lah yang akan memenangi Pilpres 2024 nanti.

"Saya kira argumen ini sangat sulit untuk dibantah," ujarnya.

Baca juga: Fahri Hamzah Janjikan Beri Hadiah Bagi yang Bisa Tangkap Harun Masiku

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved