Berita Jambi
Usaha Pertanian Perorangan di Jambi Turun, Warga Banyak Beralih ke Sektor Perkebunan
Penulis: A Musawira | Editor: Rahimin
Penurunan itu terjadi disektor tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perikanan
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat jumlah rata-rata usaha pertanian per orangan turun menjadi 1,06 persen.
Penurunan ini disebabkan karena banyaknya masyarakat yang beralih dari pertanian ke sektor perkebunan.
Penurunan ini terhitung sejak 10 tahun terakhir. Kini, dari 1,15 persen menjadi 1,06 persen jumlah rata-rata usaha pertanian per orangan (UPT) di setiap rumah tangga usaha pertanian.
Statistik Ahli Madya Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Nopriansyah memaparakan penurunan itu terjadi disektor tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perikanan, kehutanan dan jasa pertanian.
Ia bilang, penurunan terbesar terjadi pada sektor tanaman pangan yang mencapai 26,53 persen atau 35 ribu lebih.
Kemudian diikuti sektor hortikultura yang turun mencapai 17,38 persen atau 19 ribu lebih.
Sementara, usaha pertanian per orangan sektor perkebunan mengalami peningkatan sebesar 27,32 persen.
“Penurunan pada sub sektor jumlah UTP ini disebabkan karena masyarakat banyak yang beralih dari pertanian ke perkebunan,” katanya, Selasa (12/12/2023).
Hingga saat ini sektor perkebunan masih sangat menjanjikan dari pada sektor lainnya.
Meski sejumlah sub sektor mengalami penurunan secara umum persentase usaha pertanian per orangan meningkat 14,15 persen. Kemudian rumah tangga usaha pertanian juga meningkat sebesar 24,14 persen.
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Potensi Ciptakan Lapangan Kerja, DPRD Jambi Minta Pemprov Perhatikan Sektor Pertanian dan Perkebunan
Baca juga: Terjadi Penurunan, Pertanian Masih Menjadi Lapangan Usaha Tertinggi di Batanghari
Baca juga: Penanganan Inflasi, Pemkab Sarolangun MoU Bersama Pemkab Rejang Lebong di Bidang Pertanian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Sawah-petani-kering.jpg)