Tersingkir dari PKN, Mantan Sekpimda Jambi ini Bergabung dengan Maulana di PAN
Mantan Sekretaris Pimpinan Daerah (Pimda) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Provinsi Jambi, Wahyu Agus Prayugo merapat ke Amanat Nasional
Penulis: Danang Noprianto | Editor: Herupitra
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Mantan Sekretaris Pimpinan Daerah (Pimda) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Provinsi Jambi, Wahyu Agus Prayugo merapat ke Partai Amanat Nasional (PAN).
Sebelumnya ia tersingkir dari jabatan Sekretaris Pimda PKN Provinsi Jambi yang digantikan oleh Sekretaris Pimda saat ini Eko Harwanto.
Mantan Plt Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Jambi tersebut kini mengikuti jejak Maulana yang bergabung dengan partai berlambang matahari.
Wahyu terlihat berada dalam kegiatan PAN Kota Jambi dan mengenakan kemeja berwarna biru berlogo PAN dan berfoto disamping Maulana.
Saat di konfirmasi, Wahyu Agus Prayugo tak menjawan pesan atau telepon yang dilakukan oleh Tribunjambi.com.
Baca juga: Pilgub Jatim 2024, PAN Umumkan Usung Khofifah Indar Parawansa
Baca juga: Dukung Maulana di Pilwako Jambi 2024, PAN Disebut Kekurangan Kader
Sementara itu, Ketua Pimda PKN Provinsi Jambi, Mirzal Muharroma mengatakan ia belum mengetahui kepindahan Wahyu ke PAN.
"Tidak ada komunikasi beliau, mungkin ikut pak Maulana, karena asistennya dulu," ucapnya, Senin (4/12/2023).
Roma mengatakan bahwa jabatan Wahyu di Pimda PKN saat ini sebagai anggota Dewan Pakar.
Saat disinggung kepindahan Wahyu ke PAN kerena tersingkir dari PKN, Roma menegaskan bahwa PKN tidak menyingkirkan Wahyu, hanya saja posisi yang tepat untuknya adalah Dewan Pakar.
"Kita tidak menyingkirkan beliau, karena beliau memang pantasnya di dewan pakar," ujarnya.
Ia pun tidak ingin bersumsi terkait kepindahan Wahyu ke PAN, namun yang pasti kata dia Wahyu mengikuti jejak Maulana.
"Tapi sepertinya memang ikut pak Maulana yang pasti, pak Maulana kemarin kan non partai dan sekarang ke PAN jadi beliau ikut bergabung," tuturnya.
Ia mengungkapkan bahwa sejak tak menjabat sebagai Sekretaris Pimda lagi, Wahyu sudah tak pernah datang ke kantor PKN.
Lebih lanjut, Informasi kepindahan Wahyu dari PKN ini kata Roma sangat berharga dan akan di teruskan ke Pimnas karena harus di berhentikan dari PKN.
"Ini kan belum ada surat mundurnya, kalau dia buat surat mundur beda ceritanya, berarti kan harus kita buat surat pemberhentiannya secara resmi," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/sasbshey.jpg)