Pilpres 2024

Prabowo-Gibran Soal Indonesia Emas 2045: Seimbangkan Kapitalis dan Sosialis dengan Ekonomi Pancasila

Tim Kampanye Nasional (TKN) menjelaskan cara Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
Tim Kampanye Nasional (TKN) menjelaskan cara Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mewujudkan Indonesia Emas 2045. 

TRIBUNJAMBI.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) menjelaskan cara Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Penjelasan itu disampaikan Wakil Ketua TKN, Erwin Aksa.

Dia berpendapat untuk mencapai hal itu harus mengembangkan ekonomi berbasis Pancasila.

Menurutnya, Ekonomi Pancasila, dapat dijalankan dengan mencetak banyak pengusaha kelas menengah.

Cara itu untuk menyeimbangkan pelaku ekonomi kapitalis dan sosialis.

"Kami ingin menyeimbangkan ekonomi kapitalis dan sosialis,” jelasnya, Minggu (3/12/2023), dalam Peluncuran Program Nasional Relawan Pengusaha Muda Nasional untuk Prabowo-Gibran di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (3/12/2023).

“Jadi harus digabung, Jamsostek, BPJS ini adalah program-program ekonomi Pancasila, program ekonomi tengah. Menggabungkan ekonomi kapitalis dan sosialis," tambah Erwin, dikutip Tribunnews.com.

Baca juga: TKN: Prabowo-Gibran Bakal Sampaikan Reformasi Hukum Masa Jokowi Berjalan Baik di Debat Pilpres 2024

Baca juga: Kronologi Anggota TNI Tewas Usai Dianiaya 6 Seniornya

Baca juga: Gunung Marapi Erupsi: Daftar Nama Lengkap 49 Pendaki yang Sudah Turun dan 26 Orang Proses Evakuasi

Sementara, Ketua Umum Relawan Pengusaha Muda Nasional (REPNAS) Indonesia Maju Anggawira mengaku pihaknya berkomitmen mencetak dua juta pengusaha baru bersama pasangan Prabowo-Gibran.

"Kami terus bekerja bersama-sama untuk memenangkan Prabowo-Gibran. Mencetak dua juta pengusaha baru, dan 10 juta lapangan kerja bersama Prabowo-Gibran," jelasnya.

Anggawira berpendapat pembangunan Indonesia tidak akan berjalan lancar jika jumlah pengusaha di Indonesia masih sedikit.

"Program kami fokus untuk bagaimana meningkatkan jumlah pengusaha," ujar Anggawira.

Celine Evangelista dan Prabowo Subianto
Celine Evangelista dan Prabowo Subianto (Instagram Celine Evangelista)

Oleh sebab itu, lanjut dia, pengusaha yang ada harus fokus memenangkan pasangan capres dan cawapres Prabowo-Gibran untuk mencapai itu.

Sementara, pendiri Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Abdul Latief menyatakan hal senada.

Menurutnya untuk mencapai Indonesia Emas di tahun 2045, perlu menciptakan 38 juta pengusaha nasional.

Dalam upaya mencetak pengusaha, menurut dia, perlu pemimpin yang mampu membawa stabilitas politik, ekonomi dan mampu menggandeng seluruh elemen untuk bekerja sama.

Baca juga: Gempa Terkini Senin 4 Desember 2023 Kembali Guncang Sulut, BMKG: Bermagnitudo 6.3

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved