KKB Papua

KKB Papua Kembali Berulah, Kali Ini Sasar Pekerja Asal Jawa Tengah di Puncak, 3 Orang Tewas

Kelompok separatis di Papua atau yang sering disebut KKB melakukan penyerangan terhadap pekerja di Kabupaten Puncak hingga sebabkan 3 orang tewas.

Editor: Darwin Sijabat
Tribun Papua
Kelompok separatis di Papua atau yang sering disebut KKB melakukan penyerangan terhadap pekerja di Kabupaten Puncak hingga sebabkan 3 orang tewas. 

TRIBUNJAMBI.COM - Berita KKB Papua hari ini, kelompok separatis di Papua atau yang sering disebut KKB melakukan penyerangan terhadap pekerja di Kabupaten Puncak.

Penyerangan yang dilakukan itu mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

Untuk diketahui bahwa pembantaian yang dilakukan KKB tersebut terjadi pada Jumat (24/11/2023) lalu.

Salah satu korban kelompok separatis di tanah Papua itu dibawa ke rumah duka di Desa Wates, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (28/11/2023) sekitar pukul 20.45 WIB.

Isak tangis pecah saat jenazah Triyono tiba di rumah duka.

Di dalam rumah sederhana berdinding papan beralaskan tanah itu, Ibunda dan istri Triyono menangis histeris saat terakhir kalinya melihat wajah Triyono yang sudah berbalut kafan.

"Ya Allah... Ya Allah...," jerit istri Triyono, Nur Khasanah (33).

Baca juga: Baku Tembak Aparat Vs KKB Papua Pecah di Nduga, Jubir TPNPB-OPM Klaim Tewaskan 4 Prajurit

Baca juga: Gempa Terkini Kamis 30 November 2023 Getarkan Pesisir Barat Lampung, Berikut Informasinya

Baca juga: Anies Baswedan Ingin Ganti Food Estate dengan Contract Farming Jika Jadi Presiden, Ini Alasannya

Sejumlah pelayat baik kerabat maupun tetangga yang menyaksikannya pun tak kuasa menahan tangis.

Setelah dishalatkan, jenazah Triyono kemudian langsung dikebumikan di pemakaman umum Desa Wates.

Sosok Triyono

Triyono (37) adalah warga Desa Wates, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah tewas diserang KKB pada Jumat (24/11/2023).

Saat kejadian, Triyono dan empat rekannya sedang bekerja di proyek pembangunan puskesmas di Kampung Jimbul, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Ia dan dua rekannya, Suyanto (40) dan Satiman (40) tewas dengan luka tembak serta luka sabetan senjata tajam di tubuhnya.

Sementara dua rekan lainnya, Nurali dan Alfian berhasil diselamatkan warga setempat.

Jenazah Triyono kemudian diterbangkan dari Papua Tengah ke Semarang dan dibawa menggunakan ambulans ke rumah duka.

Sempat Dilarang Kerja di Papua Tengah

Triyono adalah pekerja bangunan yang kerap bekerja di luar kota.

Baca juga: Obrolan Terakhir Bharada Bonifasius dengan Ayah dan Tiga Adiknya Sebelum Gugur di Tangan KKB Papua

Bapak tiga anak itu kemudian mendapat tawaran bekerja untuk membangun puskesmas di Papua Tengah.

Sebagai tulang punggung keluarga, Triyono pun pamit untuk bekerja ke Papua Tengah.

Padahal saat itu pihak keluarga sempat melarang karena khawatir dengan konflik yang terjadi di tempat Triyono bekerja.

Namun Triyono bersikukuh karena terdesak kebutuhan ekonomi.

Dia pun terbang ke Papua untuk menggarap proyek pembangunan puskesmas di Kampung Jimbul, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Baru 1,5 bulan bekerja, Triyono menjadi korban penyerangan KKB yang membuatnya kehilangan nyawa.

"Sudah satu bulan setengah berangkat ke Papua Tengah. Korban memang pekerja bangunan dan sudah terbiasa ke luar kota," kata Kepala Desa Wates, Iswahyudi saat dihubungi melalui ponsel, Senin (27/11/2023).

Iswahyudi pun mengecam penyerangan yang membuat warganya kehilangan nyawa.

"Kami mengecam kekejian KKB. Hati nurani kalian di mana? Suami yang mencari nafkah halal untuk keluarga kalian bunuh, bagaimana nasib anak dan istrinya yang kehilangan tulang punggungnya? Semoga pemerintah Indonesia bisa secepatnya menuntaskan gejolak di sana," tegas Iswahyudi.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Seluruh Anggota DPRD Provinsi Jambi Sepakati 11 Ranperda Dijadikan Propemperda 2024

Baca juga: Pj Wali Kota Jambi terima Penghargaan Swasti Saba Wistara

Baca juga: Gempa Terkini Kamis 30 November 2023 Getarkan Pesisir Barat Lampung, Berikut Informasinya

Baca juga: Reaksi Inara Rusli Usai Virgoun Ajukan Banding Soal Royalti Lagu, Singgung Soal Hak

Artikel ini diolah dari Tribun-Papua.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved