Pilpres 2024

Terapkan Tunjuk Ajar Warisan Gus Dur,  Mahfud MD Bawa Teladan dan Harapan Besar bagi Bangsa

Sebagai guru bangsa K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mewariskan nilai-nilai yang bagi orang Jambi dapat dimaknai sebagai tunjuk ajar

Editor: Deddy Rachmawan
Tribunnews/JEPRIMA
Bakal Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Ganjar Pranowo dan Mahfud MD saat tiba di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Kamis (19/10/2023). Ganjar-Mahfud resmi mendaftar ke KPU sebagai calon presiden dan wakil presiden pada pemilu 2024. 

TRIBUNNEWS.COM – Sebagai guru bangsa K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mewariskan nilai-nilai. Nilai-nilai atau petuah, kebijksanaan yang bagi orang Jambi dapat dimaknai sebagai tunjuk ajar.

Keteladanan tunjuk ajar dari K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai tokoh bangsa patut untuk dihargai dan dijunjung tinggi.

Tokoh kebanggan Nahdlatul Ulama (NU) yang juga pernah menjadi Presiden RI ini merupakan salah satu tokoh bangsa yang memiliki visi inklusif, mengedepankan toleransi, dan menjunjung tinggi nilai demokrasi.

 

Beliau tidak hanya menjadi Presiden ke-4 Republik Indonesia, tetapi juga dikenal sebagai pemimpin yang menghargai perbedaan dan berupaya membangun persatuan di tengah keragaman masyarakat Indonesia.

 

Nilai kepemimpinan Gus Dur terus mengakar pada para muridnya. Salah satunya adalah sosok Prof. Dr. Mahfud MD, sebagai cawapres yang benar-benar kader dan belajar langsung dari Gus Dur.

 

Dalam panggung kampanye yang penuh semangat, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi RI ini dengan bangga mengenang akar keilmuan dan keteladanan Gus Dur sebagai bekal dalam menemani capres Ganjar Pranowo untuk memimpin Indonesia di masa mendatang. Ia mempraktikkan tunjuk ajar warisan Gus Dur tersebut.

 

Dalam berbagai kesempatan, Prof. Mahfud dengan antusias menerjemahkan nilai-nilai keteladanan Gus Dur, seperti kebijaksanaan, keadilan, dan semangat toleransi.

 

Hal ini terbukti dalam rekam jejaknya dalam kebijakan-kebijakan yang mendukung kesejahteraan rakyat melalui kepastian hukum.

 

Keberpihakan pada keadilan, hak asasi manusia, dan kebebasan beragama adalah cermin dari pengaruh kuat warisan Gus Dur dalam jejak kepemimpinannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved