Peringati Hari Guru, Bupati Tanjab Timur: Kami Selalu Berupaya Memajukan Pendidikan
Bupati Tanjab Timur Romi Hariyanto merasa beruntung karena berkesempatan untuk membalas jasa guru yang dahulu membimbingnya.
Penulis: anas al hakim | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Sosok guru, sangat berperan penting dalam memberikan bimbingan dan pengajaran terhadap anak-anak bangsa. Peringatan hari guru harusnya mengingatkan kepada semua orang betapa bergunanya ajaran-ajaran yang selama ini mereka berikan dan tentu berkontribusi besar bagi kemajuan suatu bangsa.
“Saya beruntung, karena saya termasuk orang yang berkesempatan untuk membalas jasa guru yang dahulu membimbing saya,” kata Bupati Tanjab Timur Romi Hariyanto, Sabtu (25/11/23).
Menurut Romi, membalas jasa-jasa guru yang dimaksud bukanlah dalam artian sederhana. Tetapi membalas dalam arti lebih luas. Di mana saat ini dirinya dipercaya sebagai kepala daerah, tentu ini tak luput dari peranan penting dari seorang guru.
"Kami selalu berupaya memastikan bahwa tata kelola memajukan pendidikan di Tanjab Timur berjalan efektif dan mengakomodasi aspirasi guru sebagai orang yang berada di garda depan. Guru lah yang paling mengerti dinamika pendidikan yang berkembang sangat dinamis," jelasnya.
Untuk di ketahui, melalui APBD Perubahan 2023, Bupati Tanjab Timur juga mengalokasikan pembiayaan sebesar Rp 5,5 juta perorang bagi 52 guru yang mengikuti PPG ( pendidikan profesi guru ). Program Ini bekerjasama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Jambi.
Saat ini jumlah guru di Tanjabtim tercatat 3006 orang. 1573 guru PNS, 47 Guru Tetap Yayasan, 149 guru PPPK dan 1273 guru honorer. Khusus guru honorer tahun ini Romi mengalokasikan Rp 1,2 miliar sebagai tambahan penghasilan yang dimasukkan dalam struktur gaji.
“Kami menyadari betul, apresiasi terhadap guru ini masih sangat jauh dari harapan kami. Tetapi kami memastikan hal itu upaya maksimal sesuai kemampuan daerah, karena itu kami berharap kedepan dengan upaya peningkatan pendapatan daerah, apresiasi pada dedikasi guru dapat terus kita tingkatkan,” jelas Romi.
Lanjutnya, Keseriusan ini membuahkan hasil yang tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia yang mencapai 65,77 atau tumbuh sebesar 1,32 persen. Angka melek huruf Tanjung Jabung Timur telah mencapai 99,81 persen.
Sendangkan APK Sekolah Dasar 102,88. APK Sekolah Menengah Pertama 89,63 atau tumbuh sebesar 5,63 persen. Angka Partisipasi Murni (APM) SD mencapai 90,58 persen, SMP 80,28 persen atau tumbuh sebesar 24,81 persen.
“Semua capaian itu buah dari semangat para guru dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik, dan kami berjanji akan terus berupaya bersama para guru dalam perjuangan mencerdaskan anak - anak bangsa ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Edward, Kepala Dinas Pendidikan Tanjab Timur, menjelaskan bahwa untuk porsi total anggaran pendidikan di Tanjab Timur tahun lalu mencapai 28 persen. Di atas ketentuan nasional sebesar 20 persen.
“Tahun ini sedang kita hitung pasca APBD Perubahan, diperkirakan sekitar 28 persen lebih,” singkatnya.
Baca juga: Teken Kuitansi Rp 9 Juta, Guru Honorer di Jaktim Hanya Terima Rp 300 Ribu per Bulan
Baca juga: Bertaruh Nyawa Demi Anak Didik, Kisah Guru di Daerah Terpencil Tanjab Barat dan Tanjab Timur
Baca juga: Ini Sosok Titien Suprihatien Guru Inspiratif di Batanghari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Romi-dan-guru-di-tanjabtim.jpg)