Siswa SMA Bunuh Teman di UKO Selatan,Viral Curhat Keluarga Korban Pelaku Masih Bisa Tidur Nyenyak
Seorang siswa SMA meninggal dunia karena dibunuh teman sekolahnya di Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel)
TRIBUNJAMBI.COM – Seorang siswa SMA meninggal dunia karena dibunuh teman sekolahnya di Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel).
Sebelum meninggal dunia, korban sempat mendapat perawatan di rumah sakit bahkan menjalani operasi akibat perutnya ditusuk menggunakan pisau oleh pelaku.
Pihak keluarga korban menuntut keadilan karena pelaku hingga kini belum juga ditangkap oleh pihak kepolisian. Padahal kejadian ini sudah terjadi sejak tiga bulan lalu.
Curhat pilu keluarga korban yang dibunuh teman sekolahnya itu viral di media sosial.
Keluarga korban merasa sakit hati sebab pelaku yang masih bersatatus siswa SMA tersebut hingga saat ini masih buron.
Rasa sakit hati itu kemudian diluapkan kakak kandung korban di akun FB miliknya @Lia Ambarwati.
Baca juga: Pelaku Pembunuhan di Siantar Tertangkap di Jambi, Bunuh Teman Karena Tersinggung Lagu
Baca juga: Bunuh Teman Pakai Air Keras, Jon Korong Warga Kota Jambi Terancam Hukuman Mati
Selain meluapkan isi hatinya melalui tulisan panjang, keluarga korban juga menyebar foto pelaku dengan harapan pemuda tersebut bisa ditangkap.
"Sebenarnya gemetar jari saya untuk mengetik reka ulang kejadian yang dialami oleh adik kandung saya sendiri, tapi apa kuasa sebagai seorang anak sekaligus kakak kandung teriris sekali hati saya setiap ingat kejadian ini," tulisnya dalam postingan yang dilihat, Rabu (22/11/2023).
Ia juga menceritakan betapa hancurnya hati keluarga terutama orang tuanya atas peristiwa pembunuhan ini.
"Orang tua yang selama ini menjadi semangat saya di rantauan telah kehilangan semangatnya, berhari hari meratapi kepergian adik saya, badannya sudah mulai tidak terurus terutama ibu kandung saya, ibu mana yang tak hancur anak nya pergi tapi belum ada keadilan sampai sekarang, ayah yang saya kenal tegar akhirnya bisa juga meneteskan air matanya," ujarnya.
"Saya ingat betul kalimat yang di lontarkan orang tua saya 'Uang udah habis anak hilang pelaku masih bisa tidur nyenyak' Teriris sekali hati saya, mengingat dari kejadian sampe sekarang pelaku dan pihak keluarga tidak ada itikat baik malah memilih untuk kabur," tambahnya.
Lanjut penjelasan kakak korban, peristiwa berdarah itu terjadi di depan SMP 1 Banding Agung kabupaten OKU Selatan, Sumsel pada 11 Agustus 2023.
Pelaku berninisial Y (16) warga Desa Sinar Marga Kecamatan Mekakau Ilir kabupaten OKU Selatan, sementara korban adalah OW (16) warga Kelurahan Bandar Agung Kecamatan Banding Agung.
Menyikapi curhat yang viral ini, Kapolsek Banding Agung AKP Hartono melalui Kanit Res Bripka Yos mengatakan, peristiwa itu adalah tindak penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Dikatakan, sejak kasus dilaporkan polisi terus memburu pelaku. Bahkan sudah tiga kali melakukan upaya penangkapan meski belum membuahkan hasil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/tiebanusleam.jpg)