Liga 2

Persiraja dan Semen Padang Cuma Butuh 1 Kemenangan, PSMS Dibuntuti Sriwijaya FC

Dua tim di Grup 1 Liga 2, Persiraja Banda Aceh dan Semen Padang FC, hanya butuh tambahan 3 poin untuk memastikan lolos ke babak 12 besar.

|
Editor: Suang Sitanggang
IG/PSMS
Pertandingan Persiraja vs PSMS Medan yang berakhir dengan skor 0-0. Usai pertandingan terjadi tindakan tidak terpuji supporter Persiraja, Sabtu (18/11/2023) 

Peristiwa serupa, ungkapnya, juga terjadi pada saat Persiraja melawan Sada Sumut, Semen Padang FC, dan Sriwijaya FC.

"Ada kejadian yang tak jauh beda. Artinya sudah habit. Ini nggak boleh terjadi sepak bola kita," ungkapnya.

Menurutnya, bila hanya diberikan sanksi denda saja, maka hal yang sama bakal terulang lagi.

"Persiraja harus mendapatkan hukuman tambahannya," tegasnya.

Rachmad Hidayat Kesal

Pertandingan Persiraja vs PSMS Medan, yang digelar di Stadion Harapan Bangsa, berakhir ricuh.

Kericuhan itu terjadi usai laga yang berakhir imbang 0-0.

Penonton dan kelompok supporter Persiraja melakukan aksi pelemparan menggunakan botol minuman ke arah pemain PSMS Medan yang masih di pinggir lapangan.

Sontak para pemain dan manajemen PSMS Medan berlari ke tengah lapangan menghindari lemparan tersebut.

Pemain PSMS Medan Rachmad Hidayat mendapat perlakuan tidak terpuji.

Aksi pemukulan dialami Rachmad Hidayat saat hendak meninggalkan lapangan yang situasinya sudah tidak kondusif.

Kapten PSMS Medan itu diduga dipukul oknum manajemen Persiraja Banda Aceh.

Pada foto yang diterima Tribunmedan, kening Rachmad Hidayat terlihat benjol.

"Eh polisinya diam aja," ucap Rachmad Hidayat dalam sebuah video.

Pelatih PSMS, Miftahudin, tak menampik pertandingan berlangsung keras.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved