Minggu, 19 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Muaro Jambi

Warga Mendalo Gerebek Pondok, Diduga Dijadikan Basecamp Narkoba

Sebuah bangunan yang berdampingan dengan kandang kambing di Desa Mendalo Darat Kecamatan Jaluko Kabupaten Muaro dihancurkan warga.

|
Penulis: Muzakkir | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Ist
Pondokan Diduga Dijadikan Basecamp Narkoba 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Sebuah pondok di Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, dihancurkan warga.

Bangunan itu diduga kuat menjadi tempat atau basecamp pelaku narkoba untuk menggunakan barang haram.

Informasi yang dihimpun, warga bersama aparat pemerintahan desa mendalo darat Babinsa mendatangi basecamp tersebut pada senin (20/11) siang.

Kapolsek jaluko melalui Kanit Reskrim Polsek jaluko IPDA Apardin ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penggerebekan yang diduga basecamp narkoba tersebut.

Namun demikian, saat penggerebekan terjadi tidak ditemukan seorangpun pelaku yang diduga menjadi penghuni dari basecamp tersebut.

Menurut dia, sebelumnya pihak dari polsek jaluko kota sudah pernah mendatangi tempat tersebut. Bahkan mereka juga sosialisasi kepada masyarakat sekitar.

"Sebelumnya kami sudah sosialisasi disana. Setelah itu mereka tidak pernah ngumpul lagi di sana, sekarang datang lagi," kata Apardin.

Meski tidak ditemukan terduga pelaku namun pihaknya sudah mengantongi identitasnya dan akan menyerahkan datanya kepada bagian narkoba agar bisa ditindaklanjuti.

"Identitasnya sudah kita kantongi," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Mendalo Darat Bambang Santoso menyebut, pihaknya mendapatkan laporan dari warga bahwa ada diduga basecamp narkoba di lokasi tersebut.

Setelah mendapatkan laporan dari warga, dikatakan dia, pihaknya pun langsung menuju ke lokasi diduga basecamp narkoba.

Setibanya di lokasi, disebutkan dia, tidak ada ditemukan aktivitas di tempat tersebut. Melihat itu, pihaknya langsung membongkar tempat itu.

Dirinya pun mengaku tidak mengetahui sejak kapan diduga basecamp narkoba itu beraktivitas di wilayahnya.

"Saya kurang tahu sejak kapan tempat itu ada. Mungkin sudah ketahuan oleh warga makanya tempat itu sudah kosong," kata Bambang.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Eks Penyidik KPK: Pernyataan Firli Bahuri Hanya Pembelaan Diri, Harusnya Introspeksi Diri dan Mundur

Baca juga: Peringatan HKN Ke-59, Wagub Abdullah Sani Pimpin Upacara di Dinas Kesehatan Provinsi Jambi

Baca juga: Gempa Terkini Minggu 19 November 2023 Terjadi Muko Muko Bengkulu

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved