Arsenal

Declan Rice tak Lagi Pikirkan Label Harga saat Pindah ke Arsenal

Gelandang Arsenal dan Inggris, Declan Rice mengakui bahwa ditransfer ke Emirates seharga £105 juta terasa tidak nyata,

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
Instagram/ @arsenal
Martin Odegaard dan Declan Rice di Arsenal 

"Tiga minggu pertama pramusim sangat sulit dalam hal perubahan. Saat Anda berada di pekerjaan baru, Anda mulai merasa nyaman setelah beberapa minggu."

"Itulah yang sebenarnya terjadi sekarang. Kalau soal harga, saya tidak terlalu memikirkannya, saya hanya memainkan gamenya dan mencoba bermain sebaik mungkin."

"Sejujurnya, saya hanya mencoba memainkan sepak bola saya. Saya tidak membiarkan hal itu mempengaruhi saya dengan cara, bentuk atau bentuk apa pun."

"Saya hanya pergi berlatih, berusaha berlatih sebaik mungkin.”

 

Baca juga: Kylian Mbappe tak Lagi Tertarik Bahas Masa Depan di PSG

Baca juga: Kehilangan Pogba dan Fagioli, Juventus Ingin Pinjam Thomas Partey dari Arsenal

 

Rice juga bersimpati dengan rekannya di Inggris, Grealish, atas awal sulitnya di Man City setelah kepindahannya senilai £100 juta, tetapi pemain Arsenal itu percaya bahwa pemain sayap itu sekarang “terbang” di bawah asuhan Pep Guardiola.

"Harganya £100 juta, itu uang yang banyak, saya bisa memahami tekanan yang menyertainya. Bukan hanya tekanan yang Anda berikan pada diri Anda sendiri."

"Namun ada ekspektasi untuk dibeli dengan uang sebanyak itu sehingga kami perlu melihat performanya secara langsung," Rice menambahkan.

"Saya bisa mengerti mengapa Jack kesulitan pada awalnya - secara mental. Dia adalah pesepakbola seharga £100 juta, namun karena dia tidak banyak bermain, mungkin itu sedikit berbeda baginya. Sekarang dia terbang dan itu sama bagi saya."

Rice mendapatkan caps Inggris ke-47 sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 2-0 hari Jumat atas Malta, di mana golnya dianulir karena keputusan offside yang kontroversial setelah gol bunuh diri Enrico Pepe dan gol Harry Kane membuat The Three Lions tidak terlihat lagi.

Pemain berusia 24 tahun itu diperkirakan akan dimasukkan kembali ke dalam starting lineup untuk final Grup C hari Senin melawan Makedonia Utara, di mana satu poin akan cukup untuk membuat Inggris memastikan tempat di Pot 1 untuk pengundian penyisihan grup.

Anda juga bisa membaca update berita lainnya di tribunjambi.com dengan mengakses Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved