Politik

Bawaslu RI Tindaklanjuti Dugaan Pelanggaran Pemilu oleh Dua Cawapres

Cak Imin dan Mahfud MD keduanya dilaporkan buntut adanya unsur ajakan mencoblos dalam pantun yang diutarakan pascapenetapan nomor urut peserta Pilpres

Editor: Hendri Dunan
tribunnews.com
Kolase - Cak Imin dan Mahpud MD Usai pengundian nomor urut capres dan cawapres 2024 di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (14/11). 


TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan cawapres nomor urut 3 Mahfud MD tengah ditindaklanjuti oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

Sebagaimana diketahui keduanya dilaporkan buntut adanya unsur ajakan mencoblos dalam pantun yang diutarakan pascapenetapan nomor urut peserta Pilpres 14 November lalu.

“Masih dalam proses, masih penyelidikan bukan penyidikan,” kata Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, di kompleks Senayan, Senin (20/11).

Lebih lanjut Bagja menegaskan, Bawaslu sudah mengantongi sejumlah temuan atas dugaan pelanggaran Pemilu yang dilakukan Cak Imin dan Mahfud MD itu.

"Yang jelas kami sebenarnya sudah menjadikan itu sebagai temuan, lagi proses menuju temuan ya. Apalagi sudah ada laporan, ya kami tetap akan proses," tutur dia.

Namun demikian, Bagja mengatakan Bawaslu akan mengkaji terlebih dahulu untuk menentukan apakah laporan atas dugaan pelanggaran aturan kampanye itu bisa diteruskan atau tidak.

"Proses kajian Bawaslu bahwa ini diteruskan atau tidak sebagai pelanggaran administrasi atau pelanggaran yang lain," ujarnya.

Sebagai informasi, KPU telah melakukan pengundian nomor urut peserta Pilpres 2024. Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mendapat nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapat nomor urut 2, Ganjar Pranowo-Mahfud Md mendapat nomor urut 3.

Sebelum menutup sambutannya usai mendapat nomor urut bersama Anies, Cak Imin sempat melontarkan pantun. Berikut pantun Cak Imin:

Ke Mamuju, jangan lupa pakai sepatu

Kalau ingin mau, pilih nomor satu

Sementara itu, Mahfud juga sempat berpantun usai Ganjar berpidato. Berikut pantun yang disampaikannya:

Hukum yang tegak harapan kita

Sejahtera merata idaman bersama

Ganjar-Mahfud pilihan kita

Gotong-royong pilih nomor 3.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved