4 Remaja Ditangkap Usai Serang Polisi Pakai Kelewang, Ngaku Diperintah Ketua OKP

Empat remaja berhasil diamankan usai menyerang polisi menggunakan kelewang.

Editor: Darwin Sijabat
Istimewa
Empat remaja berhasil diamankan usai menyerang polisi menggunakan kelewang. 

TRIBUNJAMBI.COM - Empat remaja berhasil diamankan usai menyerang polisi menggunakan kelewang.

Keempat remaja mengaku melakukan aksi penyerangan itu atas perintah dari ketua Organisasi Kepemudaan (OKP).

Mereka yang diamankan polisi itu dantaranya masih usia sekolah.

Penangkapan keempat orang tersebut dibenarkan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon.

Dia mengungkapkan bahwa peristiwa penyerangan itu terjadi di kawasan Desa Hamparan Perak, Deliserdang, Sabtu (4/11/2023) silam.

Dia menjelaskan, penyerangan tersebut bermula dari petugas hendak menindaklanjuti laporan dari masyarakat adanya pengerusakan di kawasan tersebut.

Setibanya di lokasi, petugas langsung di hadang oleh 10 orang remaja.

Baca juga: Kepsek SMKN 3 Perintahkah Wakil Siswa Cek Kebenaran Aksi Penyerangan di SMA Negeri 5 Kota Jambi

Baca juga: Gunung Dukono Erupsi: Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 2600 Meter

Baca juga: Janji Prabowo Subianto Jika Terpilih Jadi Presiden: Indonesia Bisa Produksi Mobil dan Motor Sendiri

Empat diantaranya membawa senjata tajam jenis Kelewang.

"Pesonel turun ke lapangan mau olah TKP. Karena menggunakan pakaian preman kelompok remaja hendak menyerang," kata Josua kepada Tribun-medan, Minggu (19/11/2023).

Katanya, para remaja ini langsung mengancam dan ingin menyerang petugas yang berada di sana.

Kemudian, polisi pun langsung menangkap para remaja ini.

Dari 10 orang yang sempat diamankan, empat diantaranya dijadikan sebagai tersangka lantaran membawa senjata tajam dan nyaris melukai petugas.

"Personel tidak ada yang terluka dan kita amankan 10 orang, empat diantaranya jadi tersangka. Ada yang sudah tidak sekolah dan ada yang masih pelajar," sebutnya.

Josua menyampaikan, dari hasil interogasi para remaja ini mengaku diperintah oleh ketua salah satu Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda atau OKP.

Baca juga: TPN Ganjar-Mahfud Dapat Tekanan dan Intimidasi, Sekjen PDIP Jalin Komunikasi ke Tim Anis-Muhaimin

Ketua OKP itu meminta mereka untuk berjaga-jaga di lokasi agar kelompok OKP lain tidak masuk ke kawasan tersebut.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved