Kamis, 9 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Pilpres 2024

KPU Bakal Gelar 5 Kali Debat Capres Cawapres, Siapa Panelis dan Moderatornya?

Setelah pengundian nomor urut capres cawapres, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar debat capres cawapres pada Pilpres 2024.

Editor: Suci Rahayu PK
Capture Kompas TV/ kolase Tribun Jambi
Nomor urut pasangan capres dan Cawapres di Pilpres 2024 yakni Anies-Muhaimin 01, Prabowo-Gibran 02, Ganjar-Mahfud 03. 

TRIBUNJAMBI.COM - Setelah pengundian nomor urut capres cawapres, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar debat capres cawapres pada Pilpres 2024.

Diketahui, hasil pengundian nomor urut yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapatkan nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.

Tahapan selanjutnya, yakni debat kandidat capres cawapres.

Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari menyebut debat akan digelar lima kali, dengan rincian tiga kali untuk capres dan dua kali untuk cawapres, dan akan difasilitasi KPU.

Jumlah debat ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

"Untuk kampanye dengan metode debat, untuk calon presiden dan calon wakil presiden,” kata Hasyim dalam konferensi pers di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2023).

Baca juga: 15 November HUT Korps Marinir TNI AL, Bagaimana Sejarah Korps Baret Ungu?

Baca juga: Nomor Urut Capres-Cawapres di Pilpres 2024: Anies-Muhaimin 01, Prabowo-Gibran 02, Ganjar-Mahfud 03

Baca juga: Prof Ikrar Nusa Bhakti: Jokowi Bak Raja

“Menurut UU Pemilu frekuensinya 5 kali. Dalam 5 kali itu ditentukan 3 kali untuk calon presiden, dan 2 kali antar calon wakil presiden," imbuh Hasyim.

Sementara terkait waktu pelaksanaan hingga detail debat kandidat, sudah ada ketentuannya.

"Tentang misalkan kapan waktunya, dilaksanakan dimana, durasinya berapa lama, metode peliputannya, termasuk topik apa saja yang menjadi bahan dalam perdebatan kampanye, di UU Pemilu ruang lingkupnya juga sudah ditentukan," ungkap Hasyim, dikutip Tribunnews.com.

Pihak KPU, lanjut Hasyim, bakal merumuskan topik-topik debat dengan melibatkan pihak berkompeten untuk menjadi tim panelis dari KPU, termasuk pemilihan moderator yang netral.

"Nanti kami mohon bantuan dari para pihak yang berkompeten dalam bidang tersebut untuk menjadi tim panelis KPU untuk merumuskan topik-topik tersebut," kata Hasyim.

 


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: 15 November HUT Korps Marinir TNI AL, Bagaimana Sejarah Korps Baret Ungu?

Baca juga: Bawaslu Bersiap Hadapi Sengketa Pemilu dengan Meningkatkan Kemampuan Panwascam

Baca juga: Prof Ikrar Nusa Bhakti: Jokowi Bak Raja

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved