Minggu, 17 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Anak BEM UNY Bantah Lakukan Pelecehan pada Mahasiswi, Kosnya Didatangi OTK

Anak BEM Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang dituding melakukan pelecehan seksual pada mahasiswi baru, membantah semua tudingan.

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
Shuttershock
Ilustrasi pelecehan 

TRIBUNJAMBI.COM - Anggota BEM Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang dituding melakukan pelecehan seksual pada mahasiswi baru, membantah semua tudingan.

Tudingan pelecehan seksual ini bermula dari unggahan akun X @UNYmfs, tapi dihapus lagi.

Hanya saja, capture chat yang sempat diunggah sudah beredar di sosial media.

Terduga pelaku pelecehan yang juga anak BEM merupakan mahasiswa FMIPA UNY berinisial MF.

Dikutip dari Kompas.com, MF membantah tuduhan pelecehan seksual terhadap mahasiswi baru.

"Saya selaku MF orang yang difitnah untuk melakukan tindakan kekerasan seksual," kata MF di FMIPA UNY, Jumat (10/11/2023).

Baca juga: Tersangka Modus Masuk Akpol Dibekuk, Korban Diminta Serahkan Uang Rp 1,6 Miliar

Baca juga: Rumah Sakit Al Quds di Kota Gaza Ditembaki, Kebanyakan Korban Merupakan Anak-anak

MF mengaku telah difitnah dan mengalami kerugian. Sehingga, dirinya siap untuk menempuh jalur hukum.

MF pun meminta kepada siapapun yang mengunggah kabar dirinya melakukan pelecehan seksual untuk menunjukkan itikad baiknya.

"Adapun atas tuduhan tersebut saya merasa sangat dirugikan, dan saya siap menempuh jalur hukum dan pada orang yang melakukan tuduhan tersebut, saya minta untuk itikad baiknya," katanya.

MF pun mengaku siap untuk dicek ponselnya jika memang tuduhan kepadanya terkait melakukan pelecehan seksual benar-benar terbukti.

"Untuk tuduhan-tuduhan tersebut seperti yang saya bilang mau dilakukan seperti apa silahkan, cek HP saya maupun apa silahkan ini dicek tidak ada chat apapun yang saya hapus, silakan diperiksa," tegasnya.

Pasca viralnya unggahan tersebut, MF mengaku mengalami beberapa hal tidak menyenangkan seperti pengancaman hingga usaha pengambil alihan akun media sosial miliknya.

Bahkan, sambungnya, kos yang ditempatinya sampai didatangi orang.

"Beberapa itu mengancam melakukan tindakan kekerasan fisik dan bahkan ada yang mendatangi tempat tinggal saya di kosan," ungkapnya.

MF juga merasa dirugikan setelah identitas dan fotonya tersebar di media sosial.

Hal ini membuatnya ingin menindaklanjuti viralnya kasus dugaan pelecehan seksual tersebut.

"Karena itu (identitas tersebar) saya ingin menindaklanjuti dan saya berani berhadapan langsung sama orang yang melakukan tuduhan tersebut," tuturnya.

Baca juga: Lirik Lagu Batak Di Ose Ho By Pache Kariting Ciptaan Lamhot Butarbutar

Baca juga: Ketua Komisi IV DPR RI Terlibat Kasus Korupsi Eks Mentan Syahrul Yasin Limpo, KPK Geledah Rumahnya

Klarifikasi Pihak Kampus UNY

Pihak kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akhirnya buka suara terkait dugaa pelecehan yang dilakukan anggota BEM pada mahasiswi baru.

Pihak kampus menyebut jika unggahan itu hoaks dna fitnah.

"Iya, sudah dikonfirmasi dan terduga berani bersumpah, berani mempersilakan diperiksa akun handphone-nya. Jadi (terduga) sudah dipanggil dan ternyata (diduga) itu fitnah," kata Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Prof. Dr. Dadan Rosana, M.Si, dikonfirmasi Jumat (10/11/2023).

Menurut Dadan, postingan tersebut sudah langsung dihapus.

Akun media sosial pertama yang diduga menyebarkan informasi tersebut merupakan akun samaran alias tidak jelas.

"Kami sedang melacak tapi belum dapat sumbernya," kata Dadan.

Ia mengungkapkan, hasil pemeriksaan yang dilakukan, ada beberapa indikasi yang membuat isi unggahan dalam postingan tersebut meragukan.

Indikasi pertama, menyebutkan jika korban bertemu terduga pelaku saat penerimaan mahasiswa baru di Bulan Februari.

Padahal Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa baru (PKKBM) UNY baru dimulai di Bulan Agustus.

Indikasi kedua, akun yang bersangkutan menggunakan nama samaran, dan unggahan segera dihapus.

Indikasi ketiga, akun penyebar juga tidak jelas adminnya.

"Sehingga perlu di tabayun beberapa pihak yang mungkin bisa membantu kejelasan informasinya. Info lainnya nanti bisa konfirmasi ke humas kami, karena saat ini proses menelaah kebenaran dari hal tersebut," kata Dadan.

Menurut dia, jika hasil telaah informasi tersebut ternyata fitnah dan sumbernya telah ditemukan, pihaknya akan melaporkan ke bidang hukum UNY untuk menindaklanjuti perkara tersebut.

Sebaliknya, jika benar terjadi kekerasan seksual maka pihaknya akan melaporkan kasus tersebut ke satgas anti Kekerasan seksual UNY.

Baca juga: Senangnya Inara Rusli Dapat Nafkah Hingga Royalti Lagu Usai Cerai: Mudah-mudahan Virgoun Ikhlas

Baca juga: Tersangka Modus Masuk Akpol Dibekuk, Korban Diminta Serahkan Uang Rp 1,6 Miliar

Kronologi Pelecehan

Kronologi pelecehan seksual yang dialami mahasiswi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Sebelumnya beredar curhatan mahasiswi UNY yang menjadi korban pelecehan kakak tingkatnya di kampus.

Awalnya curhatan ini diunggah base X @UNYmfs, namun unggahan itu dihapus, tetapi bisa diamankan oleh warganet dan disebarkan lagi di medsos.

Dalam unggahan ke base UNY itu, korban merasa lelah dengan perlakuan pelaku kepadanya.

Dia merasa kerap dilecehkan oleh pelaku. Korban ingat NIM dari pelaku kekerasan seksual tersebut dan mengerucut kepada salah satu mahasiswa.

"Aku gak nyangka, kuliah di UNY malah direndahin kayak gini," tulisnya.

"Jadi aku maba dan kenalan sama kating ini dari bulan Februari, waktu itu kenal karena acara fakultas. Kukira dia baik, ternyata dia c***l, aku sudah dilecehkan sama dia dari Oktober, sampai sekarang," sambungnya.

Tak hanya itu, sosok korban juga mengaku telah mendapatkan kekerasan dari pelaku pelecehan tersebut.

"Aku awalnya gak berani speak up karena diancam, aku pernah dilukai berkali-kali sama dia karena ngelawan. Cuma sekarang aku muak dan luapin semuanya," jelasnya.

"Pengen bunuh diri rasanya karena hidupku kayak gini, dilecehin di kampus baru. Plis help me, aku gak berani spill nama pelaku," tulisnya.

Untuk menguatkan pengakuannya, korban yang belum diketahui identitasnya itu menaruh tangkapan layar berisi chat dengan pelaku pelecehan tersebut.

Baca juga: Pengganda Uang Bunuh Pegawai Honorer di Karawang, Korban Tagih Uang yang Digandakan Tak Kunjung Ada

"Halo dek, kelasnya sudah selesai? Kalau sudah nanti di tempat biasa ya," tulis pelaku lewat aplikasi pesan WhatsApp.

"Mas mau sampai kapan lecehin aku? Plis mas aku cuma mau kuliah tenang," jawab korban membalas pesan pelaku.

“Lo mau ngelawan? Gue anak BEM, bisa bikin lo makin rendah l***e,” ujar pelaku lagi.

Tidak hanya itu, pelaku juga mengancam korban akan menyebar foto telanjangnya saat mereka melakukan hubungan intim.

Dia juga berani mengancam untuk memerkosa korban.

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Rumah Sakit Al Quds di Kota Gaza Ditembaki, Kebanyakan Korban Merupakan Anak-anak

Baca juga: Tersangka Modus Masuk Akpol Dibekuk, Korban Diminta Serahkan Uang Rp 1,6 Miliar

Baca juga: Inara Rusli Minta Royalti dari Empat Lagu Ciptaan Virgoun, ini Alasanya

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved