Pilpres 2024

Politisi PDIP ke Presiden Jokowi Soal Drama Politik Jelang Pilpres 2024: Siapa Sutradaranya?

Sutradara drama politik yang disampaikan Presiden Jokowi jelang Pilpres 2024 dipertanyakan politisi PDI Perjuangan (PDIP).

Editor: Darwin Sijabat
Tribunnews/Sekretarian presiden/Kolasi Tribun Jambi
Sutradara drama politik yang disampaikan Presiden Jokowi jelang Pilpres 2024 dipertanyakan politisi PDI Perjuangan (PDIP). 

TRIBUNJAMBI.COM - Sutradara drama politik yang disampaikan Presiden Jokowi jelang Pilpres 2024 dipertanyakan politisi PDI Perjuangan (PDIP).

Pertanyaan itu disampaikan politikus PDIP, Andreas Hugo Pareira.

Dia mengkritisi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sebelumnya menyebut banyak drama menjelang Pemilu  2024.

Kepada Presiden Jokowi, Andreas bertanya siapa pembuat (sutradara red) drama politik tersebut.\

Dia mempertanyakan itu dalam diskusi bertajuk 'Setelah MK Memisahkan Jokowi dan PDIP: Siapa Pahlawan, Siapa Pengkhianat?' di Kantor Para Syndicate, Jakarta Selatan.

"Siapa sih sebenarnya sutradaranya? Siapa yang membuat drama ini?" kata Andreas, Jumat (10/11/2023).

Andreas menuturkan berbagai macam perasaan muncul akibat drama politik menjelang Pilpres 2024.

Baca juga: Aktivis 98 Gugat KPU, Presiden Jokowi dan Pratikno: Buntut Terima Pendaftaran Gibran di Pilpres 2024

Baca juga: Hasil Survei Elektabilitas Duet Prabowo-Gibran Berpotensi Menang Satu Putaran

Baca juga: Info Gempa Hari Ini Jumat 10 November 2023 Getarkan Maluku Tengah

"Siapa yang membuat drama yang terjadi sehingga membuat orang dengan berbagai macam perasaan yang muncul," ujar Andreas.

Menurut Andreas, sekarang banyak masyarakat yang merasa kecewa dan marah akibat drama-drama.

"Sekarang kan banyak orang, ada rasa kecewa, ada rasa sakit hati, ada rasa marah, ada juga yang gembira," ucapnya.

Dia mengingatkan bahwa ke depan yang paling berbahaya adalah adanya rasa curiga dan saling tidak percaya.

"Kalau misalnya, terhadap pemimpin, pemimpin berbicara dan orang sudah tidak percaya lagi, ini repot," ungkap Andreas.

Diberitakan sebelumnya, PresidenJokowi mengatakan bahwa konstelasi politik Pilpres sekarang ini terlalu banyak dramanya.

Hal itu disampaikan Presiden dalam acara HUT ke-59 Golkar di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (6/11/2023).

Baca juga: Presiden Jokowi Sebut Banyak Drama Politik Jelang Pilpres 2024, PDIP: yang Terjadi Rekayasa Hukum

"Karena saya melihat akhir-akhir ini yang kita lihat adalah terlalu banyak dramanya. Terlalu banyak drakor-nya, terlalu banyak sinetronnya, sinetron yang kita lihat," kata Jokowi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved